Breaking News:

Warga Kecewa Penutupan Jalan Jati Raya Timur Tanpa Pemberitahuan

Sejumlah warga yang biasa melintasi Jalan Jati Raya Timur, Cinera, Depok mengaku kecewa dengan penutupan jalan tersebut

Warta Kota/Budi Sam Law
Sejumlah pengendara motor harus kembali memutar setelah memastikan Jalan Jati Raya Timur, Pangkalan Jati, Cinere ditutup mulai Selasa (16/12/2014). 

WARTA KOTA, DEPOK - Sejumlah warga yang biasa melintasi Jalan Jati Raya Timur, Cinera, Depok mengaku kecewa dengan penutupan jalan tersebut yang dilakukan mulai Selasa (16/12/2014) pagi ini.

Sebab penutupan jalan dilakukan tanpa ada sosialisasi sama sekali dan pemberitahuan atau pengumuman sebelumnya.
Seperti diketahui, penutupan Jalan Jati Raya Timur yang dilakukan Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok, karena adanya proyek betonisasi yang dilakukannya di jalan tersebut.

"Kami sama sekali gak tahu kalau Jalan Jati Raya Timur ini ditutup mulai hari ini. Sampai kapan pun penutupan ini dilakukan, kami gak tahu," kata Yoyon (32) warga Jalan Puri Pesanggrahan, Bukit Cinere, Depok kepada Warta Kota, Selasa (16/12/2014).

Ia mengaku memiliki tempat usaha berupa toko HP di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan. Menurut Yoyon, dengan penutupan jalan ini, maka dirinya mesti memutar lebih jauh sekitar 5 Km melalui Jalan Jati Raya Barat untuk menuju ke tempat usahanya di Pasar Pondok Labu, juga saat pulang nanti. "Saya harus muter agak jauh, karena penutupan jalan ini," kata Yoyon yang mengendarai sepeda motor.

Hal senada dikatakan Irma, warga Pamulang Ilir, Pondok Cabe, Jakarta Selatan. Ia yang bekerja di salah satu kantor cabang bank swasta di Jalan RS Fatmawati, Jakarta Selatan mengaku selalu melalui Jalan Jati Rawa Timur untuk menuju ke tempat kerjanya dan juga saat pulang dari tempat kerjanya.

"Dari rumah ke tempat kerja, ya lebih cepat motong jalan lewat Jalan Jati Raya Timur ini. Tapi karena ini ditutup tanpa pemberitahuan, saya sempat kesal juga," ujar Irma, kepada Warta Kota, Selasa sore.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok, Yulistiani Mochtar, proyek pembetonan Jalan Jati Raya Timur ini, sebenarnya sudah terencana. Namun, kata Yulistiani, pemenang lelang atau tender proyek ini baru diketahui di saat terakhir sehingga pengerjaan terkesan mendadak.

Karenanya, kata Yulistiani, pemberitahuan dan sosialisasi proyek Jalan Jati Raya Timur ini tidak maksimal dan agak waktunya agak mepet. "Jadi memang sosialisasi di proyek Jalan Jati Raya Timur ini, agak berbeda dengan rencana proyek Jalan Punak dimana beberapa minggu sebelumnya sudah ada pemberitahuan ke warga," ujar Yulistiani.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved