Sabtu, 11 April 2026

PSSI Klaim Terbuka Soal Laporan Keuangan

Keterbukaan keuangan PSSI menjadi sorotan, setelah FDSI mengajukan gugatan ke KIP dan dikabulkan.

WARTA KOTA, SENAYAN - Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin menegaskan, pihaknya sudah terbuka terkait laporan keuangan, karena wajib diketahui oleh anggotanya.

"Tugas kami melaporkan ke anggota. Yang jelas, keuangan kami diaudit lembaga profesional, yaitu Deloitte," kata Djohar di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/12), dilansir Antara.

Keterbukaan keuangan PSSI menjadi sorotan, setelah Forum Diskusi Suporter Indonesia (FDSI) mengajukan gugatan ke Komite Informasi Publik (KIP), dan dikabulkan.

Gugatan keterbukaan informasi yang diajukan oleh FDSI ada beberapa poin, mulai dari dokumen kontrak dan nilai kontrak antara PSSI dengan stasiun televisi (MNC dan SCTV) untuk hak siar timnas.

Hak siar yang menjadi sorotan adalah selama gelaran Piala AFF U-19 2013, Pra Piala Asia U-19 2013, dan Tur Nusantara U-19 2014. Selanjutnya, terkait rincian penerimaan dan penggunaan hak siar timnas senior, Timnas U-23 dan Timnas U-19 selama 2012-2014, serta pengelolaan dana hak siar dan sponsorship.

PSSI melalui Direktur Hukum PSSI Aristo Pangaribuan, langsung mengajukan keberatan atas keputusan KIP yang menyatakan bahwa induk organisasi sepak bola Indonesia itu merupakan badan publik non pemerintah.

"Sepak bola sama dengan cabang olahraga lain, tapi kami menghargai keputusan ini. Atas dukungan anggota, kami mengajukan banding supaya kepastian hukumnya lebih jelas," imbuhnya.

Djohar menjelaskan, laporan keuangan selama setahun, akan dilaporkan kepada anggota pada Kongres PSSI di Jakarta, awal tahun depan. (pen)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved