Kamis, 9 April 2026

Pembebasan Lahan di Perintis Kemerdekaan Terganjal Masjid

Pembebasan lahan untuk proyek pelebaran sisi utara Jalan Perintis Kemerdekaan, rampung akhir Desember mendatang

WARTA KOTA, JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara menargetkan proses pembebasan lahan untuk proyek pelebaran sisi utara Jalan Perintis Kemerdekaan, rampung akhir Desember mendatang. Saat ini, proses pembebasan lahan masih terkendala satu bidang lahan.

Proyek pelebaran Jalan Perintis Kemerdekaan sudah dimulai sejak sekitar tiga tahun lalu. Namun, penyelesaian terkendala pembebasan sejumlah bidang lahan. Hingga akhir November, pembebasan terhadap sisa satu bidang lahan, yakni tanah wakaf Masjid Ar-Rahman, di Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih terkendala perizinan dari Kementerian Agama.

Pantauan beritajakarta.com, akibat terhambatnya pembebasan, pengerjaan jalan mangkrak sejak tahun lalu. Alhasil, sejumlah titik di sisi utara Jl Perintis Kemerdekaan, yang sudah diperluas namun belum difungsikan, menjadi lahan parkir warga.

Kasubag Penataan Tata Ruang dan Pertanahan Jakarta Utara, Imam S, mengaku masih kesulitan untuk melakukan pembebasan terhadap satu bidang lahan tersebut. Hingga kini, pihaknya masih berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Departemen Agama, untuk mencari dasar hukum penggantian lahan dan bangunan masjid yang berstatus wakaf itu.

"Kita masih kesulitan mencari dasar hukum penggantian. Hingga kini kita masih berkoordinasi dengan Kanwil Depag, apakah ruislag (tukar guling) atau seperti apa agar tidak menyalahi aturan," ujarnya, Kamis (27/11/2014).

Sementara itu, Sekretaris Kota Jakarta Utara, membenarkan adanya kendala pembebasan satu bidang lahan tersebut, yakni status tanah lahan Masjid yang merupakan tanah wakaf dan memerlukan izin dari Kementerian.

"Sebenarnya tidak seluruh lahan Masjid terkena pelebaran. Tapi karena tidak bisa dibebaskan sebagian, rencananya kita bebaskan semua," katanya.

Secara keseluruhan, lahan Masjid Ar-Rahman memiliki luas sekitar 1.000 meter. Akan tetapi yang terkena proyek pelebaran hanya bagian halamannya sekitar 195 meter.

"Kita berharap segera dilakukan pembebasan. Mudah-mudahan Desember nanti sudah selesai sehingga pelebaran bisa dituntaskan," tandasnya. (Berita Jakarta)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved