Breaking News:

Piala AFF

Timnas Indonesia Perlu Waspadai Spirit Pacquiao

Filipina bakal menggunakan semangat pantang kenal menyerah ala petinju Manny Pacquiao untuk meredam ambisi Indonesia.

Penulis: | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Foto-foto AFP; Grafis: Galih
Preview laga Indonesia vs Filipina dalam lanjutan penyisihan grup A Piala AFF 2014 di Stadion Nasional My Dinh, Selasa (25/11) sore WIB. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Timnas Indonesia perlu mewaspadai spirit tinggi yang diusung Filipina dalam lanjutan penyisihan grup A Piala AFF 2014 di Stadion Nasional My Dinh, Selasa (25/11) sore WIB. Filipina bakal menggunakan semangat pantang kenal menyerah ala petinju Manny Pacquiao untuk meredam ambisi Indonesia.

Kapten Filipina, Phil Young­husband, menyebut sosok Pac­quiao begitu menginspirasi. Pada akhir pekan lalu, Pacquiao -yang berasal dari Filipina- sukses mempertahankan gelar Kelas Welter WBO. Ia menang angka atas petinju Amerika Serikat Chris Algieri. Phil menyebut Pacquiao memang menjadi panutan seluruh warga Filipina, tak terkecuali bagi dia dan rekan-rekannya.

"Manny Pacquiao merupakan olahragawan yang paling diidolakan seluruh rakyat Filipina. Ya, dia adalah inspirasi semua orang Filipina. Kami ingin menjadi yang terbaik, seperti Manny," kata Phil dalam konferensi pers di Hanoi, Senin (24/11).

Bagi Phil, laga melawan Indonesia tidak bakal mudah dilewati seperti ketika menghantam Laos 4-1 pada laga pembuka. Phil menilai Indonesia merupakan salah satu tim terbaik di Asia Tenggara.

Salah satu tolok ukur Phil adalah rekam jejak pertemuan melawan Indonesia. Pada empat pertemuan terakhir, Filipina tidak pernah menang termasuk dua kekalahan di semifinal Piala AFF 2010.

Lawan tangguh
Dari kubu Indonesia, pelatih Alfred Riedl menyatakan Filipina tahun ini jauh lebih kuat daripada tim empat tahun lalu. Untuk mengingatkan, Riedl merupakan pelatih Indonesia di Piala AFF 2010.

"Filipina sekarang lebih kuat daripada saat 2010 lalu. Pertandingan nanti pasti akan berjalan sulit. Hampir sama seperti 2010, Filipina punya para pemain dengan postur tinggi," ujarnya.

Rasa khawatir itu sangat beralasan. Ketika membungkam Laos, dua dari empat gol tim yang dipoles Thomas Dooley itu tercipta lewat situasi bola mati. Dua gol lainnya tercipta melakui skema serangan terbuka.

Satu kesamaan dari empat gol tersebut adalah lahir melalui umpan silang terukur. Keunggulan inilah yang bisa mengancam pertahanan Indonesia yang kerap lengah saat mengantisipasi umpan silang lawan.

"Apapun itu (keunggulan lawan), kami ingin meraih kemenangan. Sebab, kemenangan penting bagi kami agar peluangnya bisa lolos dari grup ini. Yang penting menang. Skor berapa pun bukan menjadi masalah. Yang penting hanya menang," tegas bek Indonesia, Zulkifli Syukur. (eko)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved