Breaking News:

Yuddy Chrisnandi Jelaskan Trisakti Bung Karno dan Nawa Cita

Trisakti yang dilahirkan Bung Karno identik dengan Nawa Cita, yang berisi 9 program prioritas Jokowi-JK.

Kompas.com
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Yuddy Chrisnandi, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). 

WARTA KOTA, CEMPAKAPUTIH— Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi menuturkan semangat Trisakti yang dilahirkan Bung Karno identik dengan Nawa Cita, yang berisi 9 program prioritas pemerintahan Jokowi-JK. Trisakti BK yakni berdaulat secara politik, mandiri dalam ekonomi dan berkepribadian dalam budaya.

Ini menandakan, kata Yuddy, ide bung Karno dalam Trisakti masih sangat relevan hingga kini dan menjadi batu pijakan dalam pemerintahan Jokowi-JK.

"Trisakti selalu relevan dalam konsep kepemimpinan bangsa walaupun dilahirkan oleh Bung Karno puluhan tahun silam. Dari sini pula oleh Jokowi JK diejawantahkan dalam Nawa Cita, 9 program prioritasnya," kata Yuddy dalam orasi ilmiahnya di Rapat Kerja Nasional II dan Pelatihan Leadership Gerakan Muda Nurani Rakyat (GEMURA) sayap Partai Hanura, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Minggu (23/11/2014).

Menurut Yuddy, dengan menyatukan nilai kepemimpinan Indonesia dan nilai spiritualitas maka akan dapat ditemui formula tepat untuk menjadi seorang leadership yang kuat dibidang apa pun.

"Apabila kita menyatukan nilai kepemimpinan Indonesia dan nilai sipritualitas maka akan menjadi sebuah formula tepat untuk satu leadership yang kuat," kata Yuddy.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Hanura, Wiranto, yang hadir dalam acara itu menegaskan bahwa Partai Hanura sebagai salah satu pengusung Jokowi JK mendukung kebijakan yang diambil pemerintahan Jokowi JK termasuk dalam menaikkan harga BBM.

"Perbedaan pendapat di internal Hanura boleh saja, namun keputusan resmi Partai Hanura adalah mendukung keputusan pemerintahan Jokowi JK dalam kenaikan harga BBM tersebut," katanya.

Sementara itu Ketya Umum Gemura, Oktasari Sabil, menuturkan, dengan acara yang bertema Redefinisi Gerakan Perubahan, Dengan Hati Nurani, sesungguhnya mengandung makna yang sangat penting. Di mana Partai Hanura yang kini masuk dalam pemerintahan Jokowi-JK, diharapkan terus mengawal kebijakan Pemerintahan Jokowi-JK menuju pemerintahan yang lebih dirasakan kehadirannya oleh rakyat.

"Sebanyak 30 DPD Gemura se Indonesia hadir di sini, bukan hanya untuk mengikuti Rakernas tapi juga untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan agar Gemura ke depan dipimpin dengan orang yang memiliki semangat perubahan menuju Indonesia Hebat," kata Okta.

Karenanya, kata Octa, pihaknya mengapreasiasi pesan-pesan yang disampaikan oleh semua pihak termasuk salah seorang kader Hanura yang kini menduduki jabatan Menteri yaitu Yuddy Chrisnandi untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan kader Gemura di seluruh Indonesia.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved