Jumat, 1 Mei 2026

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Dua Ibu Nekat Jual Sabu

Dua wanita pengedar narkoba diringkus anggota Polsek Kelapa Gading di rumahnya di daerah Koja, Jakarta Utara pada Senin (24/11) siang.

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |

WARTA KOTA, KELAPAGADING - Dua wanita pengedar narkoba diringkus anggota Polsek Kelapa Gading di rumahnya di daerah Koja, Jakarta Utara pada Senin (24/11) siang. Dari tangan tersangka petugas menyita 0,90 gram sabu, timbangan digital, empat telepon genggam, dua bungkus sabu, bong, uang tunai Rp 677.000 dan sendok sabu yang terbuat dari sedotan plastik warna putih.

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Sutriyono mengatakan, kedua tersangka ditangkap dari laporan masyarakat bahwa di rumah kontrakan tersebut sering didatangi orang tak dikenal. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan saat dilakukan penggerebekan, petugas berhasil meringkus Uti (47) berikut satu plastik klip bening kecil sabu seberat 0,90 gram, timbangan digital dan dua unit handphone.

"Dari keterangan tersangka sabu tersebut bukan miliknya namun milik rekannya bernama Riri (48). Anggota, kemudian mengembangkan dari keterangan tersangka," kata Sutriyono pada Senin (24/11) petang.

Dari hasil pengembangan, kemudian Riri berhasil ditangkap di kediamannya di Jalan Maja, RT 07/06, Lagoa, Koja, Jakarta Utara pada pukul 18.30. Dari tangan ibu rumah tangga ini, petugas mengamankan dompet berisi bong, dua pak plastik klip bening kecil, uang Rp 677.000, dua telepon genggam dan sendok sabu yang terbuat dari sedotan plastik putih.

"Kami masih melakukan pengembangan kasus ini, dari keterangan tersangka baru sebulan memasok sabu di kawasan Koja, Jakarta Utara. Sabu tersebut didapat dari mantan suaminya yang kini ditahan di LP Cipinang," jelas Sutriyono.

Kepada petugas, Riri menjelaskan, sejak mantan suaminya masuk penjara tidak ada yang memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Untuk mendapatkan sabu tersebut, Riri terlebih dulu berkomunikasi dengan teman mantan suaminya dengan mentransfer sejumlah uang. Begitu uang ditransfer, sehari kemudian sabu tersebut diantar seorang kurir menggunakan sepeda motor. "Saya jualan sabu juga untuk membantu biayanya di tahanan, walaupun saya sudah bercerai dengan dia," ujar Riri.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved