Kenaikan Harga BBM

Kadishub Depok Bantah Angkot Mogok Operasi

Gandara Budiana membantah keras bahwa ada ribuan angkot di 3 trayek di Kota Depok yang mogok operasi, Rabu (19/11/2014).

Kadishub Depok Bantah Angkot Mogok Operasi
Agustin Setyo Wardani
Suasana di Terminal Senen pada Rabu (19/11/2014), tidak ada sopir yang mogok 

WARTA KOTA, DEPOK— Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Gandara Budiana, membantah keras bahwa ada ribuan angkot di 3 trayek di Kota Depok yang mogok operasi, Rabu (19/11/2014).

Menurut Gandara, jumlah angkot yang mogok operasi tak sampai 50 angkot dan sama sekali tidak mempengaruhi penumpang yang ada.

"Ribuan angkot dari mana? Hanya beberapa dan puluhan angkot saja. Hanya trayek 37 dan 41, jurusan Cibinong-Kampung Rambutan dan Citeureup-Kampung Rambutan. Gak sampe seratus angkot," ujarnya kepada Warta Kota, Rabu (19/11/2014).

Ia mengatakan mogok operasi yang dilakukan para sopir angkot selama setengah hari ini, sama sekali tidak membuat penumpang terlantas. "Kita sudah monitor dan menugaskan anggota, sama sekali gak ada masalah di penumpang. Sekarang semuanya sudah berjalan normal kembali," kata Gandara.

Sebelumnya Sekertaris DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Depok, Muhamad Hasyim, memastikan bahwa sekitar 1500 angkutan umum dari 3 trayek yang melintas di Kota Depok, benar-benar melakukan mogok operasi, Rabu (19/11/2014) pagi ini.

Tiga trayek angkot yang mogok itu, adalah D 37 (Cibinong-Depok-Kampungrambutan), D 41 (Cietereup-Depok-Kampungrambutan) serta minibus Miniarta jurusan Cibinong-Depok-Kampungrambutan.

"Setelah ada ketentuan tarif baru sementara dengan kenaikan 30 persen, mereka akhirnya kembali beroperasi siang ini. Jadi mogok operasinya hanya setengah hari," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved