Breaking News:

Angkutan Umum di Atas 5 Tahun akan Dicabut Izinnya

Dinas Perhubungan DKI Jakarta sedang menyiapkan suatu model peremajaan bagi angkutan umum di Jakarta

Penulis: | Editor: Dian Anditya Mutiara
Warta Kota/Dwi Rizki
Mapolsek Kebayoran Baru adakan Operasi Cipta Kondisi untuk mencegah sopir metromini yang ugal-ugalan, Rabu (17/9/2014) 

WARTA KOTA, GAMBIR - Dinas Perhubungan DKI Jakarta sedang menyiapkan suatu model peremajaan bagi angkutan umum yang ada di Ibukota Jakarta. Hal ini dilakukan dalam rangka menegakan Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2014 tentang kelayakan kendaraan umum.

Dimana kendaraan umum yang memiliki usia di atas lima tahun akan dicabut izinnya. Sehingga, ke depan angkutan umum bisa menjadi moda transportasi pilihan bagi masyarakat.

"Iya sekarang lagi disiapkan satu desain yang disebut revitalisiasi angkutan umum dimana akan merubah bisnis model angkutan umum," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar saat dihubungi di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (15/11/2014).

Dia menjelaskan bahwa peremajaan angkutan umum di Jakarta nantinya akan di bawah PT Transportasi Jakarta. Beberapa sistem angkutan umum yang ada saat ini akan dirubah.

"Baik yang angkutan yang mengoperasikan sendiri atau berkelompok akan dibawah PT Transportasi Jakarta. Kami akan merubah kontraknya dengan Transjakarta," kata dia.

Mantan Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat itu mengatakan sistem kontraknya apakan akan melakukan pembiayaan membayar rupiah per kilometer atau per satu rit. Saat ini mekanisme itu sedang digodok Dishub DKI Jakarta.

"Jadi nanti Tranjakarta bisa menetapkan satu standard pelayanan minimumnya," ungkapnya.

Menurutnya pembatasan angkutan umum di atas 10 tahun itu adalah untuk semua angkutan umum. Hal ini sesuai dengan definisi angkutan umum yaitu mengenakan tarif untuk mengangkut penumpang atau barang. Seperti mikrolet, metro mini, dan taksi yang ditandai pelat nomor berwarna kuning.

"Perda nomor 5 tahun 2014 itu sudah diterbitkan sejak Januari. Namun, masa tenggang kendaraannya sedang dilihat dulu Perdanya," ungkapnya,

Kalau ada penolakan dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI, maka Dishub DKI siap melakukan diskusi terkait pembatasan angkutan umum itu

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved