Breaking News:

Liga Champions

Giliran Karim Benzema Jadi Pujaan

Karim Benzema yang sempat dicibir suporter Real Madrid perlahan memasuki fase emas dalam kariernya.

Warta Kota/Foto-foto AFP; Grafis: Galih
Karim Benzema. 

WARTA KOTA, MADRID - Karim Benzema yang sempat dicibir suporter Real Madrid perlahan memasuki fase emas dalam kariernya. Bomber asal Perancis itu menjadi penentu kemenangan 1-0 Real atas Liverpool pada lanjutan grup B Liga Champions, Rabu (5/11). Ia menjadi pujaan baru Madridista -sebutan untuk pendukung Real- selain bintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo.

Benzema menceploskan gol di menit ke-27, memanfaatkan umpan silang bek sayap kiri, Marcelo. Gol itulah yang membuat dirinya mendapatkan 'stading ovation' atau tepuk tangan meriah sewaktu digantikan Javier Hernandez tiga menit sebelum pertandingan usai.

Apresiasi itu diberikan karena gol tersebut adalah yang kelima dalam empat pertandingannya bersama Real di kompetisi elite antar klub Eropa. Secara keseluruhan, dia sudah menceploskan 41 gol dari 68 penampilan. Benzema makin dipuja karena gol semata wayangnya sekaligus mengantarkan Real ke babak 16 besar kendati fase grup masih menyisakan dua pertandingan.

Nama Benzema sempat menjadi sasaran kritik suporter karena tak kunjung menawan sejak direkrut dari Olympique Lyon tahun 2009. Namun, kisahnya di Santiago Bernabeu berubah drastis sejak klub asal Spanyol itu ditangani pelatih Italia, Carlo Ancelotti. Madridista kian mencintai Benzema.

"Saya pikir dia mendapat momen yang bagus. Entah apakah ini performa terbaik dari dirinya. Tapi, saya rasa sekarang ini adalah masa terbaiknya sejak datang ke sini. Dia pemain penting bagi kami," tutur Ancelotti.

Sang pemain yang keturunan Aljazair pun merasakan hal yang sama. "Saya merasa dalam kondisi 100 persen dan dipenuhi rasa percaya diri. Yang jelas, tim ini dalam bentuk terbaiknya," tegas Benzema.

Ronaldo frustasi?
Sorotan juga tertuju kepada Ronaldo, rekan setim Benzema yang gagal melampaui catatan rekor milik Raul Gonzalez, mantan pemain Real dan Schalke 04. Raul merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Champions dengan 71 gol. Ronaldo gagal menyamai atau melewati peroleh Raul kendati melepaskan 10 tendangan ke gawang Liverpool yang dikawal Simon Mignolet.

"Kami tidak berbicara soal rekor hanya mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Dia memang tidak mencetak gol (ke gawang Liverpool) tetapi mungkin melakukannya di pertandingan lain," tutur Ancelotti.

Sementara itu, pelatih Liverpool Brendan Rodgers yang disorot karena menyimpan sejumlah pemain inti seperti Steven Gerrard, Coutinho, Raheem Sterling, Jordan Henderson, dan Mario Balotelli itu tidak gusar.

"Saya tahu apa yang saya lakukan. Jika ukurannya hasil, kami kecewa. Tetapi di luar itu kami menampilkan permainan yang bagus," tegasnya kepada uefa.com. (eko)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved