Basket

Sang Juara Inkonsisten

San Antonio Spurs tampil inkonsisten di laga kedua NBA musim 2014-2015.

WARTA KOTA, PHOENIX - San Antonio Spurs tampil inkonsisten di laga kedua NBA musim 2014-2015. Setelah menang di laga perdana, sang juara musim lalu dibungkam tuan rumah Phoenix Suns dengan skor 89-94 di US Airways Center, Sabtu (1/11) WIB.

Isaiah Thomas menjadi bintang kemenangan Suns. Ia membukukan 23 poin, dua rebound, dan empat assist. Markief Morris mencetak double double dengan 20 poin dan 11 rebound.

Kemenangan atas Spurs menjadi yang kedua secara beruntun di awal musim ini. Sebelumnya, skuat asuhan Jeff Hornacek mengalahkan Los Angeles La­kers.

Di kubu Spurs, Tony Parker masih menjadi pemain tersubur dengan koleksi 19 poin dan enam assist. Tim Duncan menambah 16 poin dan sembilan rebound.

"Saya tahu kami diprediksi akan terus menang. Namun, saya mengatakan kami akan kalah sebelum musim ini berakhir," ujar Pelatih San Antonio Spurs Gregg Popovich.

Pada laga lainnya, Cleveland Cavaliers sukses menekuk Chicago Bulls lewat overtime dengan skor 114-108 di United Center, setelah sebelumnya menelan kekalahan di laga perdana.

Babak perpanjangan dilakukan setelah kedua tim bermain imbang dengan skor 98-98 di waktu normal. Saat itu, Kyrie Irving mampu mencetak tiga poin bagi Cavaliers dalam waktu 27 detik terakhir untuk menyamakan kedudukan.

LeBron tampil menggila dengan koleksi 36 poin dan delapan rebound. Sebanyak delapan poin di antaranya dicetak pada babak overtime. Selain LeBron, Irving juga tampil apik dengan torehan 23 poin dan tiga assist.

"Ini adalah peluang bagi kami untuk bermain dan mencari pelampiasan. Saya sangat senang dengan hasil yang kami dapatkan," kata LeBron.

Derrick Rose dan Kirk Hinrich menjadi top performer bagi Bulls setelah mampu menyumbangkan masing-masing 20 angka. Pau Gasol menambah 15 poin dan sembilan rebound.

Di sisi lain, Los Angeles Lakers takluk 111-118 dari tim sekota, Los Angeles Clippers di Staples Center. Hasil ini melanjutkan tren negatif Kobe Bryant dan kawan-kawan, mengingat mereka sudah menelan tiga kekalahan beruntun.

Clippers sudah menunjukkan ketangguhan sejak awal kuarter pertama. Jump shot Blake Griffin membuat Clippers unggul 11-4, sebelum akhirnya menutup kuarter pertama dengan skor 31-22.

Memasuki kuarter kedua, Lakers mencoba memperkecil ketinggalan lewat tembakan Ed Davis yang membuat skor menjadi 44-47. Namun, Clippers tetap mencetak poin demi poin dan unggul 62-56 pada akhir kuarter kedua.

Lakers mampu bangkit dan membalikkan keadaan pada awal kuarter ketiga. Jump shot Jordan Hill membawa mereka unggul 74-67 atas Clippers. Namun, tembakan tiga poin Jamal Crawford memperkecil ketertinggalan Clippers menjadi 86-90 pada akhir kuarter ketiga.

Pada kuarter terakhir, pertandingan berlangsung semakin sengit. Kejar-kejaran poin sempat terjadi sejak kedudukan sama kuat 101-101. Namun, pada dua menit terakhir, Clippers mencetak poin-poin lewat free throw, hingga akhirnya menang dengan skor 118-111. (pen)

Sumber: WartaKota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved