Basket
Parker Selamatkan Spurs
San Antonio Spurs mengawali NBA musim 2014-2015 dengan kemenangan tipis.
WARTA KOTA, SAN ANTONIO - San Antonio Spurs mengawali NBA musim 2014-2015 dengan kemenangan tipis. Menjamu Dallas Mavericks di AT&T Center, Rabu (29/10) siang WIB, Spurs menang setengah bola, 101-100.
Musim lalu, kedua tim bertarung ketat di putaran pertama playoff, dan harus ditentukan hingga game ketujuh.
Pada laga kemarin, Spurs hanya unggul dua poin di kedudukan 26-24 pada akhir kuarter pertama. Namun, Mavs bangkit di kuarter kedua dengan mencetak 29 poin untuk berbalik unggul 53-45.
Spurs kembali tancap gas di kuarter ketiga. Dimotori Tony Parker dan Manu Ginobilli, Spurs membukukan 31 poin dan memimpin 76-73.
Sumbangan poin Dirk Nowitzki sempat membuat Mavs unggul 100-98 pada kuarter keempat. Tapi, tembakan tiga angka Parker saat pertandingan tersisa satu menit tujuh detik, memastikan kemenangan 101-100 untuk Spurs.
Parker menjadi pendulang poin terbanyak untuk Spurs dengan torehan 23 poin, tiga rebound, dan tiga assist. Ginobilli menjadi pencetak poin terbanyak kedua dengan 20 poin. Sedangkan Tim Duncan mencatat double-double dengan 14 poin dan 13 rebound.
"Ini hal spesial. Kadang, Anda tidak bisa tampil tajam karena ini merupakan laga perdana musim ini. Anda harus melangkah dari kesuksesan musim lalu," ujar Ginobili di laman ESPN.
Dari kub Mavs, Monta Ellis jadi penampil terbaik dengan 26 poin, empat rebound, dan enam assist, disusul oleh Nowitzki dan Devin Harris yang masing-masing mencetak 18 dan 17 angka.
Rekor terburuk Lakers
Di laga lainnya, Los Angeles Lakers menelan pil pahit di laga perdana. Kobe Bryant dkk dibungkam Houston Rockets 90-108 di Staples Center.
Ini merupakan rekor terburuk Lakers dalam 54 tahun. Kali terakhir Lakers menelan kekalahan kandang dengan margin hingga 18 angka, terjadi pada musim 1960 silam.
Di laga kemarin, Lakers kesulitan membendung determinasi James Harden dan Dwight Howard yang menjadi motor permainan Rockets. Harden menyumbangkan 32 poin, sedangkan Howard mencetak double double dengan 13 angka dan sebelas rebound.
Kekalahan itu pun menodai comeback Kobe bersama Lakers. Megabintang berjuluk Black Mamba tersebut membukukan 19 poin, tiga rebound dan dua assist.
Lakers juga kehilangan Julius Randle yang mengalami cedera serius di kaki kanan pada kuarter keempat. Randle jatuh dengan posisi yang tidak tepat pada laga debutnya di NBA.
Randle bertabrakan dengan dua pemain Rockets di bawah keranjang Lakers, dan kemudian jatuh dalam posisi yang salah. Pemain berusia 19 tahun mengerang kesakitan dan langsung mendapatkan pertolongan dari tim medis Lakers.
Diagnosis awal yang dilakukan tim dokter Lakers menunjukkan, Randle mengalami patah tulang kering di kaki kanannya. Randle akan menjalani pemeriksaan lanjutan.
"Ini memilukan karena saya melihatnya sepanjang musim panas. Saya melihat kemajuan yang dia buat, langkah yang dia ambil untuk jadi lebih baik. Dan pada laga pertamanya, dia tumbang. Saya pikir, tak satu pun orang di ruang ganti akan senang dengan cara main kami, tapi kami lebih sedih karena kehilangan salah satu pemain muda kami," tutur Byron Scott, pelatih Lakers.
Randle bergabung dengan Lakers pada musim ini setelah menempati posisi ketujuh di NBA Draft 2014. Pemain berposisi forward itu sebelumnya memperkuat Universitas Kentucky. (pen)