Sengketa Lahan

Hadapi Sidang, Fatimah Sekeluarga Baca Surah Yasin

Menghadapi sidang putusan kesimpulan pada Kamis (30/10) pagi, keluarga Fatimah (90) mengaku tidak melakukan persiapan apa-apa.

Hadapi Sidang, Fatimah Sekeluarga Baca Surah Yasin
Warta Kota/nur ichsan
Ny Fatimah, terdakwa kasus sengketa lahan melawan anaknya sendiri, seusai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (7/10/2014). Dalam sidang yang mengagendakan mendengarkan keterangan saksi dari pihak Fatimah ini, nenek renta ini menyatakan tetap pada pendiriannya, kalau ia pemilik sah tanah yang dipersengkatan, dan ia akan mempertahankannnya sampai tets darah penghabisan. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Menghadapi sidang putusan kesimpulan pada Kamis (30/10/2014) pagi besok, keluarga Fatimah (90) mengaku sama sekali tidak melakukan persiapan apa-apa.

Amas (40), putri bungsu Fatimah pada Rabu (29/10/2014) pagi menuturkan, pihaknya hanya bisa berserah dan mengandalkan kuasa hukum mereka untuk memenangkan kasus sengketa tanah yang menjerat mereka itu.

"Rencananya malam ini kami mau baca surah yasin sama-sama. Kami mau yasinan sekeluarga untuk menguatkan ibu (Fatimah) besok. Cuma itu saja yang kepikiran kami lakukan, berdoa," ujar Amas dengan suara lemas.

Menurut Amas, pihak keluarga dan kerabat lain yang masih berada di pihaknya hingga kini masih terus memberikan dukungan kepada Fatimah sekeluarga. "Dukungan moral masih terus mengalir sampai sekarang. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," kata Amas.

Tags
Fatimah
Penulis: z--
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved