Selasa, 14 April 2026

HANYA Gara-gara PKL Kenapa Acara di Monas Dibatasi? kan ada Satpol PP

Kalau dibatasi karena hanya kewalahan menghadapi PKL aja, terus gunanya Satpol PP dan Polisi apa sih?

WARTA KOTA, GAMBIR - Maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, membuat Unit Pengelola Kawasan Monas kewalahan. Sehingga pada tahun 2015 mendatang Unit Pengelola (UP) Kawasan Monas akan membatasi acara yang ada di Monas selama dua kali dalam sebulan.

Keputusan demikian ternyata menjadi tuturan sinis oleh beberapa pengunjung yang kini tengah berkunjung ke Monas. Mirna Kurniawati (34), selaku pengunjung Monas ini menuturkan, dirinya tak setuju apabila acara di Monas tersebut dibatasi.

Ia kembali mengatakan, Monas merupakan lokasi strategis dan banyak diminati warga apabila diselenggarakan acara budaya di Simbol Ibukota Jakarta tersebut.

"Kalau dibatasi karena hanya kewalahan menghadapi PKL aja, terus gunanya Satpol PP dan Polisi apa sih? Kan ada penegak hukum. Monas itu, menurut saya lokasi yang paling bagus untuk diselenggarakan sebuah acara budaya. Kalau dibatasi, ya warga Jakarta jadi gak terhibur dong," katanya saat diwawancarai Warta Kota, di Pintu Timur Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2014).

Ia kembali menuturkan, apabila tahun depan benar adanya dibatasi, ia mengaku kecewa sebagai warga asli Jakarta. Wanita yang berprofesi karyawati dan tinggal di Kawasan Condet, Jakarta Timur ini mengatakan akan lebih baik Monas hanya dibatasi jam kunjungannya.

"Mau PKL gak ada, mending digembok a semua pintu atau batasin jadwal kunjungan. Kalau pagar Monas digembok semuanya, saya yakin PKL-PKL di sini nyerah dan gulung tikar. Soalnya, akses masuknya aja udah ditutup kan. Pendapatan yang mereka dapat juga pasti ga ada," ucap wanita berjilbab ini, yang datang ke Monas bersama tiga teman prianya.

Lain hal dengan Aziz (33) warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dirinya malah lebih setuju apabila acara di Monas lebih dibatasi. Alasan pria yang mengenakan kemeja cokelat ini mengatakan, dapat mengurangi jumlah kriminalitas yang sering terjadi di Monas.

"Demi keamanan di Monas, apa salahnya dibatasi. Menurut saya itu jauh lebih baik. Kriminalitas di Monas itu kan sering terjadi. Apalagi pemuda-pemuda sekarang suka bawa pasangannya ke tempat gelap dibTaman Monas. Baguslah kalau dikurangi. Akan lebih baik itu," ucap Aziz yang berprofesi sebagai mekanik mobil ini.

Ia yang berkunjung ke Monas bersama istri dan dua anaknya ini mengusulkan untuk pihak pengelola Monas. Untuk mematikan atau mengurangi jumlah PKL, menurutnya adakan uji coba Monas ditutup selama seminggu.

"Coba deh Monas ditutup seminggu aja. Pasti PKL-nya kewalahan, juru parkir liarnya, sama premannya juga. Menurut saya itu efektif. Ya usul aja sih sebenarnya," tutup Aziz. (Panji Baskhara Ramadhan)

Sumber: WartaKota
Tags
Monas
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved