Pelayanan

Warga Terkecoh Kantor Kelurahan Kelapa Gading Barat Pindah

Pemkot Jakarta Utara masih membongkar kantor Kelurahan Kelapa Gading Barat lantaran konstruksi bangunannya sudah miring.

Warga Terkecoh Kantor Kelurahan Kelapa Gading Barat Pindah
Wartakotalive.com/Feryanto Hadi
Lantaran dianggap sudah tua, kantor Kelurahan Kelapa Gading Barat dibongkar petugas, Senin (27/10/2014). 

WARTA KOTA, KELAPA GADING - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara masih membongkar kantor Kelurahan Kelapa Gading Barat. Pembongkaran bangunan berlantai tiga ini, lantaran konstruksi bangunannya sudah miring sehingga dikhawatirkan akan membahayakan masyarakat.

Walau bangunannya dibongkar, namun pelayanan akan terus berjalan sebab kantor Kelurahan Kelapa Gading Barat kini dipindah dari Jalan Tabah Kami ke Jalan Boulevard Utara Blok PA 19, Pegangsaan Dua. Meski demikian, sejumlah masyarakat masih mengeluhkan minimnya sosialisasi terkait pemindahan kantor itu. Tak khayal, sejumlah warga yang tidak tahu pemindahan kantor, menjadi terkecoh saat hendak mengurus dokumen.

Seperti yang dialami Restu (22) salah seorang warga Grogol, Jakarta Barat. Ia yang berencana memperpanjang surat domisili perusahaannya yang terletak di Gading Permai Blok A 16, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara itu malah terkecoh. Saat itu Restu menyambangi kantor kelurahan yang lama, namun saat tiba di sana ia terkejut kantornya sudah dibongkar petugas dan tidak ada pelayanan.

"Saya kaget kok bangunannya dibongkar, padahal tahun lalu saya masih bisa bikin surat domisili perusahaan," kata Restu pada Senin (27/10/2014).

Restu melanjutkan, setibanya di sana ia diberi tahu oleh pekerja bahwa kantor kelurahan dipindah. Di sana, kata Restu, ia juga melihat spanduk informasi bahwa kantor kelurahan dipindah untuk sementara waktu.

Restu mengatakan, pihaknya tidak tahu bahwa kantor kelurahan dipindah. Ia mengklaim, belum mendapat surat informasi pemindahan kantor kelurahan dari tingkat RT. "Saya tidak dapat informasi terkait pemindahan kantor, kalau dapat (informasi) tentunya saya tidak akan ke kantor yang lama, tapi langsung ke sini," ujar Restu.

Restu juga menyayangkan, lokasi kantor kelurahan baru terpaut jauh dari kantor kelurahan yang lama. Seharusnya, kata Restu, pemindahan kantor itu masih berada di ruang lingkup wilayah Kelapa Gading Barat. "Ini kan dipindah ke wilayah Pegangsaan Dua, jadi agak jauh dari kantor yang lama. Untuk menuju ke sini saya juga kena macet di Jalan Boulevard, padahal di tempat lama bebas macet," kata Restu.

Senada dialami oleh Rizal (31). Pria asal Jakarta ini sempat menyambangi kantor kelurahan yang lama, namun saat tiba di sana ia terkejut bahwa pelayanan kelurahan dipindah. Oleh karenanya, ia yang hendak mengurus surat domisili milik kliennya menjadi kebingungan.

"Sebelum ke kantor yang lama, saya ke kantor Kecamatan Kelapa Gading dulu. Oleh petugas sana saya dialihkan ke kantor kelurahan yang lama, rupanya pas sampai sana malah sudah dibongkar," ujar Rizal.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved