Breaking News:

Walhi : Dana Tanggul Jakarta untuk Pemulihan Sungai

Dana pembangunan tanggul raksasa di Jakarta Utara sebaiknya digunakan untuk memulihkan 13 sungai.

istimewa
Ilustrasi : Maket tanggul raksasa 

WARTA KOTA, JAKARTA - Dana pembangunan tanggul raksasa di Jakarta Utara sebaiknya digunakan untuk memulihkan 13 sungai, kata Deputi Direktur Bidang Eksternal Wahana Lingkungan Hidup DKI Jakarta Zaenal Muttaqin dalam siaran pers dikirim ke Antara, Senin (27/10/2014).

"Dana sekitar Rp600 triliun yang dialokasikan untuk pembangunan tanggul raksasa sangat lah sia-sia. Kami mengimbau Pemprov DKI Jakarta untuk segera menghentikan proses pembangunan tanggul dan segera mengalihkan dana yang sudah dianggarkan untuk pembangunan awal tanggul ke pemulihan 13 sungai yang mengaliri Jakarta," kata Zaenal.

Berdasarkan hasil kajian Walhi, kata Zaenal, pemulihan 13 sungai akan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan Jakarta, ekosistem laut, pertumbuhan jumlah ikan dan peningkatan kesehatan di pantai-pantai Jakarta.

Namun pemulihan sungai harus disertai dengan penegakan hukum bagi para pelanggar lingkungan, terutama pabrik-pabrik yang membuang limbah beracun, baik ke sungai maupun ke pinggir pantai.

Menurut Zaenal, pemulihan sungai lebih utama ketimbang membangun tanggul untuk menahan jutaan limbah beracun dari sungai di Jakarta.

"Karena itu apabila Ahok (Plt Gubernur DKI Jakarta) masih memaksakan pembangunan tanggul ini, sama saja membangun waduk limbah beracun," kata Zaenal.

Zaenal mengemukakan pembangunan tanggul raksasa akan dimulai di sekitar Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Di antara tanggul dan pesisir pantai akan dibangun beberapa blok pulau.

Pulau-pulau tersebut akan diisi dengan berbagai fasilitas antara lain, apartemen, golf, pariwisata. Apartemen-apartemen yang dibangun tersebut berdekatan dengan jalan tol.

"Melalui berbagai forum, sejak zaman Foke hingga Ahok, Pemprov DKI Jakarta telah menjelaskan bahwa akan dibangun juga tempat pengolahan limbah, waduk pengolahan air bersih, dan beberapa fasilitas lainnya. Dengan skenario itu, pemprov berasumsi tanggul akan mampu mengurangi banjir rob yang diakibatkan oleh naiknya air laut dan penurunan muka tanah, tersedianya air dan dikelolanya limbah yang ada," kata Zaenal .

Untuk melihat skenario itu dapat menjawab persoalan Jakarta atau tidak, lanjutnya Walhi memiliki data dari hasil kajian yaitu 13 sungai mengalami pencemaran yang sangat parah dan pendangkalan sehingga tidak mampu lagi menampung air hujan.

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved