Apartemen Cinere Terrace Suites

Pemkot Depok Hentikan Proyek Apartemen Cinere Terrace Suites

Prosesnya masih terus dilakukan. Jika sanksi ini mereka langgar lagi, maka kita akan bertindak tegas,

Kompas.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, DEPOK - (Pemkot) Depok melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, akhirnya hanya memberikan sanksi berupa penghentian proyek ke pihak pengembang Apartemen Cinere Terrace Suites, Senin (27/10/2014).

Sanksi ini terkait perusakan dan tidak diindahkannya penyegelan yang dilakukan Satpol PP Depok di lahan proyek seluas 2,2 hektar di Jalan Cinere Raya oleh pihak pengembang, beberapa waktu lalu.
Kepala Satpol PP Kota Depok, Nina Suzana, menuturkan, sanksi ini diberikan setelah pihaknya memanggil dan memeriksa pihak pengembang yakni PT Megapolitan Cinere, Jumat (24/10/2014) lalu.

Pemeriksaan, kata Nina, dilakukan untuk mengklarifikasi mengapa penyegelan yang mereka lakukan, Senin (20/10/2014) lalu, tidak diindahkan pengembang.

"Sanksi yang kami berikan saat ini adalah penghentian proyek pembangunan," kata Nina, kepada Warta Kota, Senin (27/10/2014).

Menurutnya proyek boleh dilanjutkan kembali jika pihak pengembang sudah menyelesaikan semua proses perijinan. "Kalau proses perijinan sudah mereka lakukan, barulah sanksi kita cabut," katanya.
Menurut Nina, pihaknya belum melakukan pelaporan ke kepolisian terkait tidak diindahkannya dandirusaknya segel mereke di lahan itu.

Ia mengatakan proses pemantauan dan pengawasan atas sanksi yang mereka berikan ini akan terus dilakukan pihaknya. "Prosesnya masih terus dilakukan. Jika sanksi ini mereka langgar lagi, maka kita akan bertindak tegas," katanya.

Tindakan tegas itu, kata Nina, bisa berupa pelaporan pidana ke kepolisian sesuai Perda Kota Depok No 16/2012 tentang pembinaan dan pengawasan ketertiban umum.

"Ada sanksi pidana bagi siapa saja yang tidak mengindahkan segel dan merusak segel yang kami lakukan," kata Nina.

Seperti diketahui, Satpol PP Depok, menyegel proyek pembangunan Apartemen Cinere Terrace Suites, Senin (20/10/2014) lalu, karena tidak memiliki IMB.
Namun segel itu tidak diindahkan karena pihak pengembang tetap melakukan pengerjaan dimana plang segel ditutup dan dirusak. Satpol PP akhirnya menyita alat kerja di lahan proyek, Kamis (23/10/2014).
Selain itu, Satpol PP juga memanggil pihak pengembang pada Jumat (27/10/2014) untuk mengklarifikasi hal tersebut.
Sebelumnya Direktur PT Megapolitan Cinere, Abraham, selaku pengembang Apartemen Cinere Terrace Suites, mengatakan pihaknya sudah mengajukan ijin IMB dan saat ini masih dalam proses.
"IMB sudah kami buat dan ajukan ke Pemkot Depok, namun kini sedang dalam proses," katanya.
Menurut Abraham, pengerjaan yang dilakukan pihaknnya saat ini bukan pembangunan fisik apartemen tetapi hanya membuka lahan berupa akses jalan akses saja. Karenanya Abraham merasa itu tidak menyalahi aturan walau mereka belum memiliki IMB.
"Belum ada pembangunan, karena IMB masih dalam proses. Pengerjaan hanya akses jalan saja," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Adi Kurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved