Stasiun Tanjung Priok Stop Operasi Mulai Lusa

PT Kereta Api Indonesia berencana menghentikan operasional Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, mulai Sabtu (25/10/2014).

Stasiun Tanjung Priok Stop Operasi Mulai Lusa
Kompas.com/Dian Fath
Stasiun Tanjung Priok, mulai Sabtu (25/10/2014) dihentikan operasionalnya. Penumpang yang biasa naik atau turun KA di stasiun ini dialihkan ke Stasiun Senen. 

WARTA KOTA, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia berencana menghentikan operasional Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, mulai Sabtu (25/10/2014).

Lokasi keberangkatan dan kedatangan penumpang dipindah ke Stasiun Pasar Senen untuk mengefektifkan operasi. Selanjutnya, stasiun itu akan difungsikan untuk mendukung angkutan barang.

Kepala Humas PT KAI Daop I Jakarta Agus Komarudin, Rabu (22/10/2014), menyebutkan, tiga kereta api penumpang yang biasa melayani rute dari dan ke Stasiun Tanjung Priok adalah KA Bengawan, KA Brantas, dan KA Kertajaya.

Operasi ketiganya dinilai kurang efektif karena jumlah penumpang yang berangkat dan turun di stasiun itu relatif kecil.

”Penumpang KA Brantas, misalnya, rata-rata 40-50 orang. Padahal, kapasitasnya bisa mencapai 800 orang. Penumpang kereta lain yang memulai dan mengakhiri perjalanan di Tanjung Priok juga jauh dari kapasitas,” ujarnya.

Menurut Agus, keberangkatan dan kedatangan tiga kereta itu akan dipindah ke Stasiun Pasar Senen.

Pengalihan dimulai pada 25 Oktober untuk KA Brantas yang biasa melayani rute Tanjung Priok-Kediri.

KA Brantas biasa berangkat pukul 15.35 dari Tanjung Priok, menurut rencana, berangkat dari Pasar Senen pukul 16.00.

Adapun KA Bengawan, jurusan Purwosari, yang biasa berangkat pukul 11.55 dari Tanjung Priok, dialihkan ke Pasar Senen pukul 13.35 mulai 1 November.

Sementara KA Kertajaya, jurusan Pasar Turi Surabaya, dialihkan ke Pasar Senen mulai 3 November.

Halaman
12
Editor: Lucky Oktaviano
Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved