PON Remaja
DKI Jakarta Bidik Juara Umum PON Remaja
Kontingen DKI Jakarta di PON Remaja berjumlah 125 atlet dan akan berlaga di 15 cabang olahraga
WARTA KOTA, PALMERAH - Sebulan jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja di Surabaya, Jawa Timur, kontingen DKI Jakarta terus mematangkan strategi untuk menghadapi event yang baru pertama kali digelar akhir tahun ini.
KONI DKI Jakarta menargetkan kontingen DKI untuk bisa meraih juara umum di ajang PON Remaja yang akan digelar pada 6-12 Desember tersebut. Untuk itu DKI Jakarta akan menurunkan atletnya di 15 cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
Menurut wakil ketua Pembinaan dan Prestasi KONI DKI Jakarta, Khaeroni, kekuatan kontingen DKI Jakarta di PON Remaja berjumlah 125 atlet dan akan berlaga di 15 cabang olahraga. Namun hingga saat ini DKI baru meloloskan atletnya di 14 cabang olahraga. Sementara satu cabang olahraga yang masih diupayakan adalah cabang sepak bola.
"Bila tim sepak bola DKI Jakarta bisa lolos kualifikasi pada November mendatang, berarti seluruh atlet Pelatda DKI Jakarta akan berangkat ke Surabaya, Jawa Timur," ujar Khaeroni.
Sementara babak kualifikasi cabang sepak bola baru akan dilakukan di Semarang pada 1-6 November mendatang untuk putaran pertama dan 17-19 untuk putaran kedua.
Kata Khaeroni, persiapan untuk menghadapi PON Remaja sudah dilakukan sejak Juni lalu ketika KONI DKI Jakarta menggelar Pelatda.
"Semua pengprov sudah kami panggil untuk menyeleksi atlet. Selanjutnya sebulan sebelum PON Remaja kami akan menggelar Training Camp secara terpadu. Latihan akan dimaksimalkan seperti dilakukan 10 sesi dari semula hanya 4 sesi seminggu," ujar Khaeroni.
Sementara itu menurut anggota Bidang Pembinaan Prestasi KONI DKI Jakarta, Andri Paranoan, untuk bisa meraih juara umum kontingen DKI Jakarta, minimal harus bisa meraih 30 persen dari total medali.
"Jadi jika ingin meraih juara umum, DKI Jakarta harus bisa meraih 30 hingga 33 emas dari total 133 emas yang diperebutkan," ujar Andri.
Kata Andri, berdasarkan hasil kualifikasi DKI Jakarta memiliki andalan di cabang olahraga atletik dan renang dan diharapkan dua cabang tersebut bisa menjadi kantong medali untuk DKI Jakarta.
Lebih lanjut Andri mengatakan bahwa saat ini strategi yang akan dilakukan KONI DKI Jakarta adalah memberikan keleluasaan kepada semua cabang olahraga untuk melakukan uji coba.
"Selain itu kami juga akan melakukan Training camp terpadu sebulan menjelang PON Remaja untuk meningkatkan kebersamaan secara tim. Terakhir kami akan melakukan persiapan mental karena akan bertanding di daerah yg tren olahraganya cukup baik. Jawa Timur adalah lawan yang patut diwaspadai di PON Remaja tahun ini," ujar Andri.