Breaking News:

Premier League

Jabat Tangan dengan Lambert, Mourinho Tak Menyesal

Pelatih Chelsea menolak minta maaf, berkaitan dengan insiden jabat tangan dengan pelatih Aston Villa Paul Lambert dan asistennya Roy Keane.

Editor: Hertanto Soebijoto
KOMPAS.com/AFP/CARL DE SOUZA
Jose Mourinho. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Pelatih Chelsea menolak minta maaf, berkaitan dengan insiden jabat tangan dengan pelatih Aston Villa Paul Lambert dan asistennya Roy Keane, saat kedua tim melakoni laga Premier League, di Stamford Bridge, 27 September 2014. Menurut Sky Sports, Mourinho menanggapi dengan sarkastis komentar Lambert dan keane soal insiden itu .

Chelsea memenangi laga itu dengan skor 3-0. Sebelum peluit berbunyi panjang, Mourinho mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dengan Lambert dan Keane. Namun, Lambert dan Keane menolak berjabat tangan dengan Mourinho.

Keane dan Lambert mengatakan, mengajak pihak lawan bersalaman saat laga masih bertanding adalah perilaku tak pantas.

"Pertama-tama, saya ingin mengatakan saya menghargai komentar (Lambert dan Keane). Menurut saya, mereka berdua adalah contoh yang baik berkaitan dengan sopan santun dan mereka adalah orang-orang terpelajar. Karena saya pria yang rendah hati, yang selalu berusaha belajar setiap hari dan belajar dari setiap pengalaman, saya menghargai komentar itu," ujar Mourinho.

Ketika ditanya apakah akan mengulangi tindakan seperti yang dilakukan kepada Lambert dan Keane, Mourinho mengatakan, "Ya". Mourinho kemudian mengatakan, "Tidak", ketika ditanya apakah ia bisa mengerti kenapa seseorang kecewa oleh aksinya. (Sky Sports)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved