UPT Lokbin Janji Benah Empat Lokbin di Jakarta Pusat
Kepala UPT Lokbin KUMKMP DKI membenarkan terkait kondisi empat lokbin di Jakarta Pusat belum memadai
WARTA KOTA, JOHAR BARU - Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lokasi Binaan (Lokbin) Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Orada Sinurat, benarkan terkait kondisi empat lokbin di Jakarta Pusat, belum memadai. Hal ini, menurut Orada beberapa pedagang yang dagang di lokbin terbilang kurang laku.
"Ya memang saya akui, beberapa dari mereka mengaku akan kurangnya minat pembeli di pasar lokbin. Kami juga upayakan dalam waktu dekat ini untuk membenah beberapa lokbin di Jakarta Pusat. Beberapa dari mereka ada yang tak betah, sehingga mereka berdagang dengan turun ke jalan," katanya saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Jumat (17/10/2014)
Orada juga katakan, pihaknya sudah mengajukan penganggaran perbaikan pasar tersebut sejak tahun 2012. Namun, lantaran proses lelangnya terlambat, hingga kini perencanaan tersebut harus tertunda.
"Kita sudah rencanakan akan dibangun di tahun 2013, namun lelangnya baru disetujui Oktober ini. Jadi kita tunda dulu. Begitu juga di tahun ini lelangnya baru bulan September, jadi terpaksa batal lagi," katanya.
Ia menambahkan, pihaknya akan mencoba mengajukan anggaran perbaikan pasar tersebut. Diketahui, akan diajukan pada tahun 2015 mendatang. "Pasar tersebut cukup berpotensi mengingat adalah pasar Lokbin terbesar di Jakarta Pusat. Kita harapkan tahun depan bisa lebih cepat proses persetujuan lelangnya," jelasnya.
Kota Administrasi Jakarta Pusat memiliki empat pasar Lokasi binaan. Antara lain Lokbin Abdul Gani di kelurahan Galur, Lokbin Palmerah di kelurahan Gelora, Lokbin Cempaka Sari di Kelurahan Harapan Mulia dan Lokbin Gundul di Kelurahan Tanah Tinggi.
Untuk Lokbin di Abdul Gani tercatat dibangun sejak 1996 dengan luas 5.367 meter persegi. Jumlah kios di lokbin Abdul Gani sebanyak 298 dan terisi 298 pedagang.
Lokbin Palmerah, tercatat dibangun sejak 1987 dengan luas 1028 meter persegi. Total kios dan pedagang sama, yaitu 174.
Lokbin Cempaka Sari berdiri sejak 1987 dengan luas 3081 meter persegi. Total kios yang tersedia sebanyak 114 dan terisi 112 pedagang.
Sedangkan Pulo Gundul berdiri sejak 2004 dengan luas 2.345 meter persegi. Di lokbin itu 100 kios dan terisi 60 pedagang