PKL PGC: Relokasi Kami ke Tempat yang Layak

Lebih dari 100 pedagang kaki lima (PKL) memenuhi beberapa ruas jalan di perempatan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati

PKL PGC: Relokasi Kami ke Tempat yang Layak
Warta Kota/Mohamad Yusuf
PKL di sekitar Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati, tampak semakin marak, Kamis (16/10/2014). 

WARTA KOTA, JAKARTA - Lebih dari 100 pedagang kaki lima (PKL) memenuhi beberapa ruas jalan di perempatan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati, Jakarta Timur.

Para pedagang pun mengaku nyaman di lokasi dan enggan dipindahkan.

"Di sini udah nyaman, nggak ada yang malak, retribusi paling cuma listrik. Daripada nyewa kios mahal," kata Cahyo (37), pedagang bakso, di Jalan Mayjen Sutoyo, Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (17/10/2014) sore.

Namun, meskipun jika memang seluruh PKL akan direlokasi, ia berharap bisa diberikan tempat yang layak.

"Jangan sampai kami direlokasi, tapi malah tidak punya penghasilan," katanya.

Di tempat itu sendiri, menurut Cahyo, setiap harinya bisa mendapatkan omzet hingga Rp 150.000 per hari.

Karena itu, jika memang direlokasi, bisa ditempatkan dengan harga yang terjangkau.

"Di sini kalau dulu sering disuruh tutup dulu kalau ada pejabat atau gubernur lewat. Malah udah dikasih tahu sebulan sebelumnya. Tapi kalau sekarang, gubernurnya suka blusukan mendadak, jadi nggak pernah disuruh tutup lagi, apa adanya aja," katanya sambil tersenyum.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved