Breaking News:

Kualifikasi Piala Eropa 2016

Ronaldo Klaim Portugal Bakal Lolos

Kegagalan Portugal di Piala Dunia 2014 bukan patokan bahwa timnya akan terseok-seok menjalani kualifikasi Piala Eropa 2016

Penulis: | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/dailymail
Cristiano Ronaldo (no. 7) memenangi duel udara dengan bek tengah dan kiper, Simon Kjaer serta Kasper Schmeichel untuk mengamankan poin penuh di Denmark. 

WARTA KOTA, KOPENHAGEN - Cristiano Ronaldo tampil sebagai pahlawan timnas Portugal. Satu golnya ke gawang Denmark menghidupkan lagi peluang menuju putaran final Piala Eropa 2016 di Perancis.

Gol Ronaldo tercipta pada injury time, tepatnya pada menit ke-90+5. Memanfaatkan umpan silang Ricardo Quaresma, bintang andalan klub Liga Spanyol, Real Madrid itu sukses memenangi duel udara dengan palang pintu, Simon Kjaer dan kiper Denmark, Kasper Schmeichel. Gol tersebut mengunci kemenangan 1-0 Portugal di Stadion Parken, Rabu (15/10).

"Saya sudah sering tegaskan sebelumnya, saya yakin Portugal akan menduduki posisi puncak karena kamilah tim terbaik di grup ini (I). Kami akan memperlihatkan kualitas yang kami miliki di atas lapangan. Saya cukup percaya diri bahwa kami bakal lolos ke putaran final Piala Eropa Eropa 2016," kata Ronaldo kepada RTP.

Gol Ronaldo memang cukup melegakan. Pasalnya, hingga wak­tu normal, tim yang kini dipoles mantan nahkoda Yunani Fernando Santos itu sepertinya bakal kembali kehilangan poin. Pada laga pembuka grup I bulan lalu, Portugal takluk 0-1 dari Alba­nia.

Saat itu, Ronaldo absen karena cedera. Menurut Ronaldo, kegagalan Portugal di Piala Dunia 2014 lalu tidak bisa dijadikan patokan bahwa timnya akan terseok-seok menjalani kualifikasi Piala Eropa 2016.

Meski demikian, ambisi Ronaldo masih memerlukan pembuktian. Portugal saat ini masih bertengger di urutan tiga dengan nilai tiga, terpaut dua angka dari Denmark di posisi kedua dan Albania di pucuk klasemen grup. Namun, Portugal dan Albania unggul satu pertandingan atas Denmark.

Marah
Sementara itu, pelatih Denmark Morten Olsen melampiaskan kemarahannya pada sesi konferensi pers seusai pertandingan. Menurut Olsen, timnya bisa menjaga hasil imbang jika segera membuang bola ke luar lapangan.

"Ketika memasuki menit-menit akhir, hanya ada satu pilihan yaitu menendang bola sejauh mungkin dari gawang dan berusaha mengulur waktu. Kami lengah karena berfikir akan menang dengan mudah. Seharusnya hal seperti itu tidak terjadi," tegasnya. (eko)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved