Monas

BREAKING NEWS: 1.500 Satpol PP Bongkar 150 Lapak PKL IRTI Monas

Sebanyak 1.500 personel gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, bongkar 150 lapak pedagang di Monas.

Editor: Suprapto
dok.Warta Kota
Satpol PP 

WARTA KOTA,  MONAS-- Sebanyak 1.500 personel gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, bongkar 150 lapak pedagang Ikatan Restoran dan Taman Indonesia (IRTI) Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2014). Pembongkaran ini dilakukan guna mempercepat pengelolaan Lenggang Jakarta yang diperkirakan rampung pada akhir November 2014 mendatang.

Hasil pengamatan Warta Kota, kini tenda-tenda pedagang di IRTI terpantau porak-poranda. Di lokasi pembongkaran ini, terlihat ribuan anggota berseragam dinas cokelat serempak merubuhkan tenda yang digunakan pedagang untuk berjualan aneka makanan di IRTI.

Tak hanya itu, puluhan unit mobil milik Satpol PP terparkir di depan Balaikota, dan puluhan truk oranye milik Dinas Kebersihan DKI Jakarta, terparkir tak jauh dari IRTI Monas.

Beberapa anggota Satpol PP ini menarik, memukul, hingga menginjak-nginjak tiang besi penyangga tenda pedagang IRTI. Bahkan satu unit alat berat tersedia, untuk mempermudah petugas penertiban, untuk membongkar lapak sementara itu.

Selain itu, terlihat juga, beberapa pedagang IRTI tengah melihat jalannya pembongkaran. Di lokasi, beberapa pedagang itu hanya duduk-duduk diam, tak terlihat adanya perlawanan.

Dalam kegiatan ini, telah hadir Kasatpol PP DKI Jakarta, Kukuh Hadi Santoso, Kasatpol PP Jakarta Pusat, Yadi Rusmayadi, dan Kepala Suku Dinas (Kasudin) Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP), Sri Indriastuti. Malahan, hadir juga Kepala Unit Pelaksana (UP) Monas, Immaculata Rini Hariyani, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jakarta Pusat, Syamsuddin, dan Camat Gambir, Fauzi.

Menurut Kukuh, pembongkaran tersebut dilakukan sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Selain itu, pembongkaran ini hanya dilakukan selama satu hari saja.

"Ada 1000 personel Satpol PP, 300 personel gabungan dari Polisi dan TNI, 200 personel itu dari dinas - dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kebersihan, Perhubungan, KUMKMP, dan lain-lain. Ini cuma sehari selesai kok," ucapnya saat diwawancarai awak media.

Kata Kukuh kembali, adanya pembongkaran lapak sementara pedagang IRTI ini guna mempercepat pembangunan gedung Lenggang Jakarta untuk 339 pedagang di IRTI Monas. Para pedagang IRTI itu nantinya akan dilatih dan dibina oleh Coorporate Social Responsibility (CSR).

"Selama pembangunan Lenggang Jakarta Beluman usai, mereka akan dilatih masak-masak, melayani pelanggan, dan beberapa pelatihan lainnya. Jadi, mereka gak diperbolehkan berdagang, berlatih dulu," ucapnya.

Hingga kini, pihak petugas masih tengah disibukkan merubuhkan dan mengangkut puing-puing tenda-tenda yang diduduki 339 pedagang IRTI Monas. Tak ada ketersendatan dalam jalannya kegiatan tersebut. (Panji Baskhara Ramadhan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved