JPO Blok M Dibongkar, Pedagang Kehilangan Lapak Berjualan
Rencana pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) Blok M membawa dampak lain.
WARTA KOTA, JAKARTA - Rencana pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) Blok M membawa dampak lain.
Para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sana hanya bisa pasrah dan terpaksa mencari lokasi baru agar mereka bisa tetap berjualan.
Seperti diberitakan JPO Blok M akan dibongkar terkait pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Jalan Raya Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
JPO tersebut akan dibongkar mulai 13 Oktober hingga 18 Oktober 2014 mendatang
Salah satu pedagang yang harus segera mencari lokasi baru adalah Imanuel (36), pedagang berbagai aksesori ponsel. Selama ini, setiap sore ia berjualan di atas JPO tersebut.
"Ya kalau kenyataannya seperti itu saya nggak bisa apa-apa, karena kita (jualan) di sini juga dilarang. Karena kita nggak bisa bersuara, paling sekarang kita cari lokasi jualan baru supaya kita bisa tetap hidup," kata pria asal Medan itu mengeluh.
Mendekati tenggat waktu yang ditentukan, dirinya bersama beberapa rekan sesama PKL akan mencoba berembuk untuk mencari tempat berjualan baru yang strategis.
"Kita mau obrolin nanti sama teman-teman soal lokasi jualan baru, karena saya prediksi lokasi ini pasti akan sepi. Selain jembatan dibongkar, proyek pembangunan MRT pasti bakal bikin sepi wilayah sini," ujarnya menjelaskan.
Seperti diberitakan sebelumnya, tidak hanya JPO Masjid Agung Al Azhar yang dibongkar, JPO Blok M pun ikut digusur pihak MRT.
Hal ini untuk mengoptimalkan pembangunan MRT yang ditargetkan akan dimulai pada akhir tahun 2014 mendatang.