Paket Paralon Mencurigakan Dikirim Orang Tak Dikenal
Paket peralon yang mencurigakan saat ini masih diamankan di rumah ketua RW di Cipinang Pulo dan dijaga polisi
Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTA KOTA, JATINEGARA - Rumah kediaman Ahmad (58) dan Erni (50), di Jalan Cipinang Pulo RT 11/12 Cipinangbesar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, dikirimi paket paralon mencurigakan, Kamis (9/10/2014) siang.
Keluarga pun langsung melaporkan ke pihak RT dan RW setempat. Barang tersebut langsung dibawa ke Kantor RW 12 dan melaporkan ke pihak kepolisian.
Erni mengaku, paket tersebut diterimanya sekitar pukul 10.00. Saat itu, sang suami yang menerimanya. "Yang ngirim laki-laki pakai motor dan helm half face. Alamat yang tertulis benar alamat kami. Ditujukannya untuk anak kami, Ariyani (24)," kata Erni, ditemui di rumahnya, Kamis (9/10/2014) sore.
Namun, lanjutnya, saat diterimanya paket tersebut, ia tidak menerima bukti tanda terima seperti halnya jasa pengiriman paket. Bahkan, pengirim paket tersebut, langsung pergi begitu saja menggunakan sepeda motor.
"Pas saya tanya ke anak saya, katanya dia nggak ngerasa beli barang online atau memang akan menerima paket. Tapi memang biasanya dia suka belanja online. Di paketnya juga nggak ada nama pengirimnya, cuma ada nomor telepon. Tapi saya telepon, malah terdengar, nomor tersebut tidak terdaftar. Beratnya kurang lebih 1 kg," katanya.
Lalu, lanjutnya, karena curiga, ia langsung melaporkan ke pihak RT dan RW setempat.
Pasalnya, bentuk paket tersebut, berupa dua paralon dan benda kotak dibungkus plastik merah yang terangkai menjadi satu. "Barangnya sama Pak RT langsung dibawa ke Kantor RW, lalu kami hubungi polisi, karena khawatir barang ini membahayakan," katanya.
Hingga kini, barang tersebut masih berada di Kantor RW 12. Beberapa petugas kepolisian tampak berjaga. Mereka juga memasang garis polisi di sekitar Kantor RW tersebut. Sementara, tim Gegana masih dalam perjalanan menuju lokasi.