Selasa, 7 April 2026

Jukir di Jalan Sabang Bingung Parkirkan Kendaraan Warga

Edi (50), juru parkir di Jalan Agus Salim Menteng, Jakarta Pusat, mengeluh dibongkarnya jalan yang akan diterapkannya parkir meter.

WARTA KOTA, MENTENG - Edi (50), juru parkir (jukir) di Jalan Agus Salim atau dikenal Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, mengeluh dibongkarnya jalan yang akan diterapkannya uji coba parkir meter. Ia mengaku bingung, saat memandu pengendara untuk memarkirkan kendaraan.

"Bingung gue. Mau markir apaan kalau jalan di bongkar begini. Buru-buru bener. Otomatis lahan parkir dibongkar begini kan jadi susah naro-naroin kendaraan orang," ujar Edi, warga Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2014).

Edi mengakui, pengendara sempat mengeluh kepadanya, lantaran kesulitan memarkirkan kendaraan. Tak hanya itu, lokasi yang di bongkar justru merupakan lahan parkir yang sering ia gunakan untuk pengendara yang ingin parkirkan kendaraan.

"Ini kan lapak gue. Gue susah dah mandu pengendara. Ya mau gak mau nyari lahan yang masih kosong. Pinter-pinter aja," kata Edi.

Hal senada dikatakan Budi (45), jukir di Jalan Sabang. Dibongkarnya bibir Jalan Sabang, selain sulit menaruh kendaraan warga, berimbas pada kemcaetan arus lalu lintas.

"Sebenarnya tuh alat segede apa sih? Jalan pake dibongkar segala. Pasang tinggal pasang alat parkir meternya. Gak perlu ribet kaya gini kan," kata Budi.

Tak hanya itu, Budi mengaku pasrah dengan diterapkannya uji coba parkir meter membuat penghasilan parkirnya berkurang. Maka dari itu, ia pintar-pintar memilih lahan yang belum dibongkar para pekerja.

"Taruh di mana ajalah mobil motor warga mah. Intinya pinter-pinter kami (tukang parkir) aja. Di mana lahan masih ada yang kosong, tinggal arahin pengendara aja. Mau gak mau, berkurang pendapatan sayanya," ucap Budi.

Budi mengatakan, biasa sehari mendapat sekitar Rp 150 ribu perharinya, kini ia meyakini akan kurang dari hasil tersebut. Lantaran kurangnya lahan parkir, ia mengaku hanya bisa pasrah.

"Ikutin aja udah apa yang dimauin pak Ahok. Dilawan juga percuma," ujar Budi.

Hasil pengamatan wartakotalive.com saat di lokasi, penerapan uji coba parkir meter tengah berlangsung. Namun, kali ini bibir Jalan Sabang dibongkar guna mempermudah pemasangan alat-alat serta infrastruktur dalam pelaksanaan parkir meter.

Tak hanya itu, pada Jumat (26/9/2014) mendatang penerapan parkir meter akan dilaksanakan. Hal demikian sudah menjadi keputusan pihak Unit Pelaksana (UP) Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Tak hanya itu, Jalan Sabang akan dipasang 11 mesin parkir meter dari Swedia, dan 11 unit circuit closed of television (CCTV). (Panji Baskhara Ramadhan)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved