Parkir Liar
Parkir Meter Akan Diterapkan di Pasar Baru dan Kelapa Gading Jakarta
Uji coba penerapan parkir meter akan segera dilaksanakan di Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, pekan depan.
WARTA KOTA, PALMERAH— Uji coba penerapan parkir meter akan segera dilaksanakan di Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, pekan depan. Kalau penerapan parkir meter itu berhasil, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja menargetkan lokasi lain untuk diterapkan parkir meter.
"Saat ini mau coba di Sabang dulu, tapi, kalau Sabang berhasil, kita masuk ke perumahan-perumahan Kelapa Gading, Pasar baru, Juanda akan kita coba," kata pria yang akrab disapa Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (22/9).
Ahok mengatakan bahwa penerapan uji coba parkir meter yang dijadwalkan dilakukan pada Minggu ketiga bulan September akan molor. Pasalnya, mesin parkir meter yang berasal dari Swedia masih berada di Kuala Lumpur, Malaysia.
"Ini baru sampai ke kuala lumpur barangnya. Nanti minggu depan baru masuk," ucapnya.
Menurut Mantan Bupati Belitung Timur penerapan parkir meter cocok dilakukan di Ibukota Jakarta. Upaya parkir meter itu, kata dia, adalah untuk menghilangkan oknum-oknum yang kerap memeras dari uang parkir di setiap jalan Jakarta.
"Yang pentingkan setoran ke oknum di atasnya mesti distop. Itu aja. Kalo bawahnya bisa kita pegang, ya harusnya jadi lebih baik," kata dia.
Dengan diberikan gaji sebesar dua kali Upah Minimum Provinsi (UMP) yaitu Rp 4,8 juta, para juru parkir akan bekerja dengan maksimal. Itulah upaya Pemprov DKI dalam mengatasi aksi premanisme.
"Yang penting kan ngatasi yang tukang juru parkirnya aja. Kalo juru parkir kita kasih 2 kali UMP, kan sama kira-kira penghasilannya," tuturnya