Skotlandia Tetap Gabung, Ekonomi Inggris Membaik

Lembaga pemeringkat Moody's mengatakan, penolakan kemerdekaan Skotlandia telah mempertahankan kekuatan lembaga dan sistem keuangan Inggris.

Skotlandia Tetap Gabung, Ekonomi Inggris Membaik
bbc.co.uk
Referendum di Skotlandia untuk tetap bergabung dengan Inggris Raya atau memisahkan diri. 

WARTA KOTA, LONDON— Lembaga pemeringkat Moody's pada Jumat menegaskan peringkat kredit Inggris di "Aa1", mengatakan bahwa penolakan kemerdekaan Skotlandia telah mempertahankan kekuatan lembaga dan sistem keuangan negara itu.

"Keputusan Moody's menegaskan peringkat Inggris menyusul hasil referendum kemerdekaan Skotlandia, yang mempertahankan penyatuan yang telah berlangsung 307 tahun, dengan demikian mempertahankan kerangka kerja kelembagaan dan fiskal negara saat ini," kata perusahaan itu.

Moody's mencatat bahwa suara 'ya' untuk kemerdekaan pada Kamis (18/9) akan tidak secara signifikan mengubah profil kredit Inggris.

Menurut perusahaan pemeringkat itu, janji-janji yang dibuat oleh pemerintahan Perdana Menteri David Cameron untuk memberikan kekuasaan lebih besar kepada empat negara yang membentuk kerajaan Inggris Raya tidak akan mempengaruhi prospek untuk salah satu negara yang paling layak kredit di dunia itu.

"Sementara proses politik ke depan kemungkinan akan menyebabkan devolusi kekuasaan lebih besar kepada Skotlandia dan beberapa perubahan dalam transfer fiskal, lembaga pemeringkat tidak mengantisipasi bahwa ini akan memiliki dampak material terhadap kualitas lembaga di Inggris, atau kekuatan keuangannya," kata Moody's.

Moody's mengatakan pihaknya mempertahankan prospek Inggris stabil, menunjukkan bahwa pihaknya tidak berharap untuk mengubah peringkat dalam beberapa bulan mendatang.

Inggris, ekonomi keenam terbesar di dunia, memiliki kekuatan "sangat tinggi", mencerminkan ukuran, keragaman dan tingkay ketinggian daya saingnya, serta pasar tenaga kerja yang fleksibel, katanya.

Meskipun laju pemulihan setelah krisis keuangan global lebih lemah dari yang diharapkan, ekonomi Inggris baru-baru ini telah kembali ke pertumbuhan sejalan dengan tren sejarah 2,0-2,5 persen.

"Kekuatan ekonomi struktural Inggris juga menunjukkan tren pertumbuhan yang akan tetap sejalan dengan kinerja bersejarah ini," kata Moody's. Ekonomi Inggris tumbuh sebesar 0,8 persen pada kuartal kedua dari kuartal pertama, dan ekspansi sebesar 3,2 persen secara tahun-ke tahun. (Antara/pro)

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved