resensi buku

Dimensi Baru Kebijakan Pangan

Sekitar 300 juta warga di kawasan Asia Selatan mengalami kekurangan gizi. Hal serupa juga dialami ratusan juta orang di Asia Timur dan Asia Tenggara.

WARTA KOTA, PALMERAH - MASALAH pangan menjadi ironi di Asia. Tanah yang subur dengan lahan cocok tanam mencapai 80 persen dari rata-rata dunia belum mampu mewujudkan ketahanan pangan yang ideal. Pertumbuhan penduduk yang tak diikuti dengan pemerataan akses pada kebutuhan pokok menyebabkan kemiskinan dan kelaparan masih melanda sejumlah wilayah.

Sekitar 300 juta warga di kawasan Asia Selatan mengalami kekurangan gizi. Hal serupa juga dialami ratusan juta orang di Asia Timur dan Asia Tenggara. Bahkan, dari total populasi kekurangan gizi dunia, sekitar 60 persennya tinggal di kawasan Asia Pasifik.

Kompleksitas persoalan ini perlu direspons dengan pendekatan yang tak hanya berorientasi ketersediaan pasokan. Pengembangan sistem, baik secara teknologi maupun fiskal, jaminan akses pangan secara fisik, ekonomi, dan sosial, serta aspek nutrisi terkait kesehatan masyarakat menjadi elemen yang perlu diperhatikan.

Sejumlah negara Asia menerapkan Revolusi Hijau yang bermuara pada kebijakan budidaya pangan berbasis teknologi. Tiongkok, yang mengembangkan konsep ini sejak 1960-an, menjadi yang terdepan. Salah satunya melalui riset bioteknologi dengan pengembangan beras hibrid untuk memaksimalkan kuantitas dan kualitas produksi pangan.

Pendekatan lain juga diterapkan dari sisi fiskal dan sosial. Proteksi harga produk pertanian di India, pemberdayaan petani melalui program Bimbingan Massal Swasembada Bahan Pangan (Bimas) di Indonesia, serta sejumlah inovasi pangan berbasis komunitas menjadi refleksi pencegahan kerawanan pangan di masa depan. (PTU/Litbang Kompas)

DATA BUKU:
♦ Judul: Food Security In Asia
♦ Penulis: Amitava Mukherjee
♦ Penerbit: Sage Publications, 2012
♦ Tebal: xxi + 391 halaman
♦ ISBN: 978-81-321-0906-8

Sumber: KOMPAS
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved