Puluhan Penutup Bak Kontrol di Depok Bahayakan Pengendara
Sejumlah pengendara sepeda motor mengeluhkan banyaknya penutup bak kontrol di jalan utama Kota Depok yang membahayakan pengendara motor.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Lucky Oktaviano
WARTA KOTA, DEPOK - Sejumlah pengendara sepeda motor mengeluhkan banyaknya penutup bak kontrol jaringan telepon di beberapa jalan protokol atau jalan utama di Kota Depok yang tidak terawat sehingga membahayakan pengendara.
Penutup bak kontrol jaringan telepon dengan ukuran sekitar 1 meter X 1 meter itu menimbulkan lubang hingga 30 cm dan membuat efek kejut yang bisa membuat pengendara motor terjatuh.
Hal itu tampak di Jalan Margonda, di Jalan Raya Bogor, di Jalan Arif Rahman Hakim dan beberapa titik di Jalan Juanda.
Halim (35), warga Pancoran Mas, mengatakan dirinya hampir saja terlempar dan terpelanting saat sepeda motor yang dikendarainya menghantam beberapa penutup bak kontrol di Jalan Margonda Raya yang tak terawat dan menjadi berlubang.
"Efek kejutnya lumayan berbahaya. Saya hampir terpelanting beberapa kali. Untungnya pegangan motor saya kuat. Walau sering lewat Jalan Margonda, karena titiknya cukup banyak, beberapa kali gak bisa saya antisipasi," kata Halim kepada Warta Kota, Minggu (7/9/2014).
Hal senada dikatakan Rudi Andika (29), warga Beji, Depok yang setiap hari mesti melintas di Jalan Raya Bogor Cimanggis untuk menuju tempat kerjanya di Jakarta Timur.
"Kalau nggak hati-hati bisa terlempar kitanya. Kalau mau dihindari, maka mesti zig-zag dan bisa ketabrak pengendara lain dari belakang. Jadi serba salah juga," kata Rudi.
Ia berharap Pemkot Depok segera mengatasi hal ini dengan mengaspal bak kontrol itu atau membuatnya menjadi rata dengan aspal.
"Supaya jangan ada korban lagi. Soalnya yang saya dengar sudah banyak korban jatuh karena hal ini di Jalan Margonda dan di Jalan Raya Bogor," paparnya.
Kasatlantas Polresta Depok, Kompol Sri Suhartatik membenarkan banyaknya keluhan warga yang diterimanya akibat bak kontrol jaringan telepon yang berlubang dan membahayakan pengendara motor.
"Kami sedang koordinasi dengan Pemkot Depok untuk menyelesaikan masalah ini. Idealnya bak kontrol itu harus diperbaiki agar lebih nyaman dilintasi pengendara," kata Suhartatik, kepada Warta Kota, Minggu (7/9/2014).