Kurikulum 2013
Mendikbud: Penerbit Nakal Akan Diblacklist
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh akan mem-blacklist penerbit buku Kurikulum 2013 yang ketahuan berbuat nakal.
WARTA KOTA, SENAYAN - Menanggapi tentang buku paket Kurikulum 2013 yang diperjualbelikan di beberapa tempat seperti di Kwitang dan Pasar Senen, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan akan mem-blacklist penerbit yang ketahuan berbuat nakal.
"Buku itu kan seperti disampaikan, dibagikan gratis untuk semua peserta didik, tidak peduli dia negeri atau swasta, kalau ada yang dijual di pasaran, artinya penerbit-penerbit itu nakal," katanya kepada Warta Kota di Kemendikbud, Jumat (5/9/2014) malam.
Lebih lanjut, Nuh menyebutkan untuk tak merumitkan permasalahan. Seperti permasalahan buku yang mestinya oleh penerbit langsung dibagikan ke sekolah, ternyata dijual di pasaran. Menurutnya, hal tersebut karena kecurangan dari penerbit.
Nuh juga mengatakan, untuk tak memperkeruh persoalan sehingga membuat kurikulum 2013 dinilai oleh masyarakat menjadi kurikulum yang amburadul.
"Pada dasarnya kurikulum ini kan terdiri dari dua hal, substantif dan teknis, yang substantif tak masalah, wajar kalau setiap periode di-review, sementara untuk teknis, harus diisolasi, jangan sampai merembet ke substansi seperti penyediaan buku dan pelatihan guru, jangan menjadikan itu substantif," ujar Nuh.
Sementara, dikonfirmasi mengenai pendistribusian buku, Nuh mengatakan bahwa hingga saat ini pendistribusian buku telah mencapai 75 persen dan terus dilakukan.
"Sekarang selesai cetak trus dikirim ke sekolah, cetak kirim ke sekolah, kita targetkan bisa secepatnya," kata M Nuh. (Agustin Setyo Wardani)