YLKI: Pemilik Lamborghini Mau Pamer tapi Ogah Bayar Pajak Tinggi
Banyaknya kendaraan mobil mewah seperti Lamborghini atau Ferrari di jalan raya tanpa surat-surat dinilai aksi pamer tanpa mau bayar pajak.
WARTA KOTA, JAKARTA - Banyaknya kendaraan mobil mewah seperti Lamborghini atau Ferrari yang lalu lalang di jalan raya tanpa surat-surat dinilai sebagai aksi unjuk pamer tanpa mau bayar pajak.
Anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan, pemilik mobil-mobil mewah tersebut diduga menghindari pajak yang tinggi.
"Kalau tidak ada surat, mereka mau menghindari pajak, ya harus ditilang dan dikandangkan seperti angkot. Kalau perlu usut mafianya. Saya menduga oknum aparat ikut terlibat dalam peredaran mobil mewah tanpa surat itu," ujarnya saat dihubungi wartakotalive.com, Kamis (4/9/2014).
Tulus mengatakan, jika seseorang mau memiliki mobil mewah yang legal, maka harus siap dikenakan pajak yang tinggi,
"Sudah sewajarnya itu.Polisi jangan tebang pilihlah, semua mobil mewah harus diperiksa," tuturnya.
Seperti diketahui, Ditlantas Polda Metro Jaya dalam beberapa pekan terakhir menyita empat mobil mewah yang lalu lalang di jalan, yakni tiga Lamborghini, dan satu Ferrari.
Keempat mobil ini tidak memiliki surat-surat yang sah. Salah satu di antaranya adalah milik anggota DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung.