Perluasan Pabrik Baja Cikarang Direkomendasikan DPRD Bekasi di Stop

Surat rekomendasi ini kita keluarkan menyusul adanya aspirasi dari warga kami bahwa proyek itu disinyalir berpotensi merusak lingkungan.

Perluasan Pabrik Baja Cikarang Direkomendasikan DPRD Bekasi di Stop
Tribunnews.com
Logo DPRD 

WARTA KOTA, BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengeluarkan surat rekomendasi penghentian sementara proyek perluasan pabrik baja PT Gunung Garuda di Desa Sukadanau, Cikarang Barat, karena dinilai bisa merusak lingkungan.

"Surat rekomendasi ini kita keluarkan menyusul adanya aspirasi dari warga kami bahwa proyek itu disinyalir berpotensi merusak lingkungan," kata Pejabat Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Daris di Cikarang, Senin.

Menurut dia, surat rekomendasi itu telah ditandatangani oleh 11 anggota dan Pejabat Sementara Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Eka Supria.

Surat rekomendasi itu terdiri atas tiga pertimbangan yang intinya meminta agar proyek itu segera dihentikan.

Pertimbangan itu, di antaranya izin proyek pembangunan yang disinyalir banyak terjadi penyimpangan, dampak lingkungan yang berbahaya, dan dampak sosial yang akan terjadi.

"Untuk itu, kami anggota DPRD Kabupaten Bekasi mendukung aspirasi warga dan sepakat membuat rekomendasi penghentian sementara perluasan PT Gunung Garuda serta akan membuat panitia khusus (pansus)," katanya.

Dia mengatakan surat rekomendasi itu selanjutnya akan disampaikan kepada eksekutif, yakni Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin untuk segera ditindaklanjuti.

DPRD akan menugaskan pansus untuk menelusuri dugaan terkait potensi kerusakan lingkungan tersebut.

Sekitar 3.000 warga berasal dari empat desa di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menolak rencana perluasan pabrik baja PT Gunung Garuda di lingkungan mereka.

Penolakan itu ditunjukan warga melalui unjuk rasa di kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kota Deltamas, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin siang.

"Ada pembangunan perluasan pabrik baja berdekatan dengan pemukiman warga. Kami resah dengan dampak lingkungan yang akan terjadi," kata anggota Tim 11 yang merupakan perwakilan warga, Nanang Ardiyantoro, setelah beraudiensi dengan sejumlah anggota DPRD setempat.

Menurut dia, aktivitas perluasan pabrik baja yang berdomisili di Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, ditolak oleh perwakilan warga dari Desa Telagamurni, Desa Sukadanau, Desa Telagaasih, dan Desa Kalijaya. (Antara)

Tags
Bekasi
Editor: Adi Kurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved