Liga Jerman

Ini Tekad Roman Weidenfeller Jaga Gawang Dortmund

Weidenfeller langsung mematok target penting meraih kemenangan perdana.

Ini Tekad Roman Weidenfeller Jaga Gawang Dortmund
Warta Kota/Foto-foto AFP; Grafis: Galih
Preview laga Borussia Dortmund vs Augsburg, Sabtu (30/8) dinihari WIB. 

WARTA KOTA, AUGSBURG - Roman Weindenfeller kembali mengisi pos kiper Borussia Dortmund dalam lawatan ke Augsburg, pada lanjutan kompetisi Liga Jerman 2014-15, Sabtu (30/8) dinihari WIB. Weidenfeller langsung mematok target penting; meraih kemenangan perdana.

Weidenfeller merupakan salah satu pemain bintang Dortmund yang absen pada laga pembuka pekan lalu. Tanpa kiper timnas Jerman itu, Dortmund takluk 0-2 dari Bayer Leverkusen meski tampil di rumah sendiri, Stadion Signal Iduna Park.

Kekalahan mengejutkan itu diwarnai lahirnya gol tercepat dalam sejarah Liga Jerman yang diciptakan Karim Bellarabi, sembilan detik selepas kick-off. Alih-alih mengejar defisit gol, gawang Dortmund yang dikawal kiper asal Australia, Mitchell Langerak kembali bobol pada injury time babak kedua.

Hasil minor itu membuat Klopp berpeluang mengubah komposisi pemain, khususnya sektor penghalau serangan lawan di bawah mistar. Sebagai pemanasan, Weidenfeller tampil selama 45 menit pada laga persahabatan melawan Waldhof Mannheim tengah pekan lalu.

"Hal yang bagus jika dirinya kembali tampil. Sebenarnya saya ingin menurunkannya saat melawan Leverkusen. Tetapi saya ingin membuatnya berfikir bahwa ada 21 pemain lain yang bisa turun kapanpun. Dia akan main Jumat (Sabtu dini hari) ini," tegas Klopp yang mengantarkan Dortmund finis sebagai runner-up Liga Jerman musim lalu itu dilansir four-fourtwo.com, Kamis (28/8).

Selain faktor Weidenfeller, barisan depan Dortmund juga mulai moncer. Ketika mencukur Waldhof 4-0, gol kemenangan diciptakan Ciro Immobile dan Marco Reus. Masing-masing menceploskan dua gol. Hasil ini dipercaya Klopp bakal mendongkrak semangat anak asuhnya.

Persiapan Dortmund sebelum kompetisi memang direcoki dengan sejumlah pemain yang mengalami cedera. Ia kehilangan servis Oliver Kirch (paha), Ji Dong-won, Marcel Schmelzer (keduanya cedera otot), Nuri Sahin, Jakub Blaszczykowski (lutut), dan Ilkay Gundongan (punggung).

Klopp juga terus memonitor perkembangan kondisi Mats Hummels, Sven Bender, serta Adriann Ramos. Namun, mereka tampaknya masih absen hingga fit 100 persen.

Ambisi Augsburg
Sementara itu, Augsburg juga mengusung kebangkitan. Seperti Dortmund, tim polesan Markus Weinzierl menelan kekalahan di laga pembuka, saat takluk 0-2 di Hoffenheim. Sebelumnya, tim yang musim lalu finis di posisi ke delapan itu keok dari tim Regionalliga -tiga level di bawah Liga Jerman-, Magdeburg, dengan skor 0-1. Kegagalan mencetak gol dalam dua laga terakhirnya membuat penyerang baru Tim Matavz mendapat kritikan. Tetapi, kapten Paul Verhaegh memastikan yang diperlukan adalah tim berkembang di setiap lini.

"Semua area harus dikembangkan. Kami bekerja keras setiap waktu ketika latihan," tutur Verhaegh.

Sedangkan manajer umum Stefan Reuter -yang meraih gelar Liga Champions sewaktu aktif sebagai pemain Dortmund- menegaskan posisi Weinzierl masih aman. Hal ini sekaligus menepis kabar bahwa Weinzierl segera dipecat.

"Markus Weinzierl adalah pelatih yang sempurna bagi kami, dimanapun kami berkompetisi," tegasnya. (eko)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved