Penipuan

Wanita Tibu Ibu Arisan Terlilit Utang Rentenir

Kapolsektro Sepatan, Ajun Komisaris Hidayat, memaparkan, Titin (37) mengaku tidak bisa membayar uang arisan kepada 50 orang.

Wanita Tibu Ibu Arisan Terlilit Utang Rentenir
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH— Kapolsektro Sepatan, Ajun Komisaris Hidayat, memaparkan, Titin (37) mengaku tidak bisa membayar uang arisan kepada 50 orang kawannya karena terikat hutang dengan rentenir.

"Jadi awalnya itu pada 2013 lalu. Dia mengumpulkan uang arisan dari para ibu rumah tangga, lalu uang itu terpakai untuk biaya kehidupannya sehari-hari," kata Hidayat.

Hingga pada jatuh tempo pembayaran arisan, Titin sama sekali tidak memegang uang. "Akhirnya dia main ke rentenir. Dia hutang sebesar Rp 27 juta untuk menutup uang arisan," kata Hidayat.

Akibatnya, Titin pun harus bekerja dua kali untuk membayar hutang kepada rentenir maupun membayar uang arisan.

"Pelaku juga sampai berbuat licik dengan memasukkan nama fiktif ke arisan supaya uangnya bisa dia dapatkan, dengan maksud untuk membayar hutang ke rentenir. Toh tetap saja tidak cukup uangnya," kata Hidayat.

Stress berat, Titin pun melarikan diri dari rumah dan lenyap tak berbekas selama 10 hari, sebelum akhirnya menyerahkan diri pada 27 Agustus kemarin.

"Dia mengaku berpindah-pindah tempat selama kabur. Setelah berkonsultasi dengan beberapa pihak keluarga, akhirnya kemarin ini dia menyerahkan diri ke kami. Dia stress sekali karena uang arisan yang musti dia bayar sebanyak kurang lebih Rp 1 miliar," kata Hidayat.

Penulis: z--
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved