Liga Champions

Lille Optimis Bungkam Porto

Wakil Perancis Lille belum lempar handuk dalam perburuan tiket ke putaran final Liga Champions 2014-15.

Lille Optimis Bungkam Porto
Warta Kota/Foto-foto AFP; Grafis: Galih
Preview laga Lille vs Porto di Stadion do Dragao pada Rabu (27/8) dini hari WIB. 

WARTA KOTA, PORTO - Wakil Perancis Lille belum lempar handuk dalam perburuan tiket ke putaran final Liga Champions 2014-15. Tekad kuat itulah yang mendasari rasa percaya diri 'Les Dogues' saat melawat ke Stadion do Dragao, kandang Porto pada pertemuan kedua play-off Liga Champions, Rabu (27/8) dini hari WIB.

Pada pertemuan pertama di rumah sendiri, Stadion Pierre-Mauroy, Les Dogues takluk 0-1 lewat gol Hector Herrera. Artinya, tim yang menjuarai Liga Perancis musim 2010-11 itu membutuhkan kemenangan 2-0 di Portugal.

Semangat makin berlipat ganda usai mencukur Lorient 2-0, pada lanjutan Liga Perancis, Minggu (24/8). Gol Lorient diciptakan Jonathan Delaplace dan Simon Kjaer.

Berkat kemenangan itu, Lille untuk sementara merangsek ke urutan tiga dengan tujuh poin, selisih dua angka dari pemuncak klasemen sementara Liga Perancis, Bordeaux. Hal ini memompa semangat untuk membalikkan situasi.

"Kami terpukul, tetapi belum mati. Kami harus bermain dengan cara yang berbeda (di laga kedua). Saya tidak khawatir sama sekali," kata pelatih Lille, Rene Girard dilansir sportal.co.nz, Senin (25/8).

Girard meminta anak asuhnya lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Pada laga pertama, Lille sebenarnya banyak menciptakan pelbagai kesempatan untuk mencetak gol. Namun, tak satupun yang berhasil dikonversi menjadi angka di papan skor.

Pelatih 60 tahun itu bakal mendapat suntikan amunisi usai meminjam pemain depan Manchester City Marcos Lopes. Pemain kelahiran Brasil itu menjadi tulang punggung timnas Portugal di Piala Eropa U-19 Hungaria, Juli lalu, bersama pemain Porto Rafa, Francisco Ramos, Tomas Podstawski, Andre Silva, serta Ivo Rodrigues.

Tuntaskan tugas
Sementara itu, Porto ingin menuntaskan tugasnya demi tiket ke Liga Champions. Mereka cukup bermain imbang dengan skor berapapun untuk bisa melenggang. Di atas kertas, Porto lebih diunggulkan.

Pasalnya, mereka selalu menang dalam empat pertandingan terakhirnya di pelbagai kompetisi termasuk mengalahkan Pacos de Ferreira 1-0 dalam lanjutan Liga Portugal, akhir pekan lalu.

Pelatih Porto Julen Lopetegui berharap timnya melanjutkan tren positif. Selain itu, Julen meminta anak asuhnya mewaspadai pemain yang menjadi motor Lille, Divock Origi serta Salomon Kalou.

"Pada pertemuan pertama, saya menyusun taktik untuk menguasai ritme sejak awal dan menghentikan pergerakan pemain depan Lille yang punya kecepatan yakni Origi-Kalou. Lini belakang saya pun bekerja dengan sangat solid. Taktik inilah yang akan saya terapkan lagi tetapi tidak akan mutlak karena selalu ada ruang untuk mengembangkan kemampuan," ujarnya. (eko)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved