Pilpres 2014
Pengamanan Paspampres Jokowi Buat Takut PNS DKI
Setelah pengumuman gugatan Pilpres 2014 oleh MK, kondisi Gedung Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, sangatlah berbeda.
WARTA KOTA, GAMBIR - Setelah pengumuman gugatan Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 oleh Mahkamah Konstitusi (MK), kondisi Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, sangatlah berbeda. Pengamanan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sangat ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden.
Pantauan Warta Kota, pengamanan berlapis diperlihatkan Paspampres dalam mengamankan Calon Presiden ketujuh Republik Indonesia. Segala penjuru Gedung Balai Kota DKI diisi oleh Paspampres. Mereka kebanyakan menggunakan setelan jas lengkap dalam mengamankan Jokowi. Selain itu, ada pula pasukan Paspampres yang menggunakan batik. Bahkan, untuk melakukan pengintaian, pasukan yang berpakaian baju preman pun sudah mulai masuk di gedung Balai Kota DKI Jakarta.
Padahal biasanya, pengamanan di Gedung Balai Kota DKI Jakarta dan Gedung DPRD DKI hanya menggunakan pengamanan Pamdal dan Satuan Polisi Pamong Praja. Terlihat mobil Paspampres Merceds Benz terparkir di halaman Gedung Balai Kota DKI. Sementara, mobil dinas Jokowi yaitu Kijang Innova berwarna hitam dengan nomor polisi B 1124 BH terparkirkan di parkir khusus Gubernur DKI Jakarta.
Wahyu (35) salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI mengatakan bahwa sejak Jumat (22/8/2014) pengamanan di Balai Kota DKI Jakarta. Pasalnya, ratusan polisi dari Brimob Polda Metro Jaya selalu berjaga di Kantor Gubernur DKI Jakarta itu.
"Sejak Jumat sudah banyak Polisi, biasanya mah hanya Pamdal dan Satpol PP saja. Beda banget sama hari biasanya. Jadi takut dan binggung disini (Balai Kota DKI)," kata Wahyu.
Dia menjelaskan bahwa seharusnya pengamanan Calon Presiden oleh Paspampres sangatlah wajar. Sehingga, keamanan dari calon orang nomor satu Indonesia tetap terjaga.
"Wajar saja sih yang dikawal Calon Presiden. Tapi, kami tetap boleh masuk," kata dia.
Pintu metal detektor tampak berada di beberapa titik menuju kantor Gubernur DKI Jakarta. Bahkan pada saat pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta, pengamanan dari Paspampres pun ikut mengiringi prosesi pengukuhan anggota dewan itu.
Menurut Ridwan (40), salah seorang Pamdal di lantai 12 Gedung Blok G Kompleks Balai Kota DKI Jakarta pengamanan seorang Presiden memang harus diperketat. Sehingga keselamatan Jokowi tetap terjamin.
"Wajar aja sih, soalnya yang dikawal Presiden," ucapnya.