Breaking News:

Presiden dan Wapres Terpilih

Pemerintahan Jokowi Nanti Akan Membeli Pesawat Tanpa Awak

Ada paparan tentang drone, nanti lah akan dipaparkan

Tribunnews.com
Pesawat tanpa awak atau drone. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Pada debat antar calon presiden (Capres) 22 Juni lalu, Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu masih berstatus calon presiden (capres) sempat memaparkan idenya tentang pembelian pesawat tanpa awak atau drone.

Jokowi menyebut drone selain berfungsi sebagai pertahanan alat tersebut juga berfungsi memantau wilayah Indonesia yang luas.

Namun Prabowo Subianto lawan debat Jokowi sempat menyindir penggunaan drone harus memanfaatkan satelit, dan benda tersebut pernah dimiliki Indonesia namun pada 2002 lalu dijual oleh Presiden Megawati Sukarnoputri.

Setelah pasangan Jokowi - Jusuf Kalla (JK) ditetapkan sebagai pemenang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), ternyata ide tersebut tidak dilupakan.

Rencanannya dalam pembahasan tentang keamanan di tim Transisi, ide drone akan dirapatkan pada hari ini, Jumat (15/8/2014).

Mantan Wakil Panglima TNI, Jendral (purn) Fahrul Razi ditunjuk tim Transisi sebagai ketua dalam pembahasan soal sektor keamanan, mengatakan hal itu kepada wartawan saat ditemui di Rumah Transisi, Jalan Situbondo nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat.

"Ada paparan tentang drone, nanti lah akan dipaparkan," katanya.

Sayangnya, Fahrul enggan menjelaskan lebih lanjut soal pemanfaatkan pesawat tanpa awak bagi pemerintahan Jokowi - JK. Ia mengaku masih banyak yang harus dibahas terkait drone tersebut.

Penasihat tim Transisi, Jendral (purn) Luhut Binsar Panjaitan dalam kesempatan yang sama mengatakan dalam pembahasan tentang pertahanan, dibahas juga soal peningkatan anggaran pertahanan dari yang selama ini hanya mencapai 0,8 persen gross domestic product Indonesia

"Dalam bidang pertahanan anggaran belanja kita akan naik," paparnya.

Luhut mengatakan rencanannya tim Transisi tidak akan mengambil keputusan sebelum gugatan pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa di Mahkamah Konstitusi (MK) diputuskan pada 21 Agustus ini.

Jika pasangan Jokowi - JK dimenangkan, maka rekomendasi-rekomendasi tersebut akan diserahkan ke Jokowi sebagai presiden terpilih.

Penulis:
Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved