Sengketa Lahan

Keluarga Adam Malik Adu Mulut dengan Polisi

Keluarga Adam Malik mempermasalahkan alat berat yang masih berada di atas lahan sengketa, sekitar Waduk Ria Rio, Sabtu siang.

Keluarga Adam Malik Adu Mulut dengan Polisi
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Alat berat di lahan sengketa sekitar Waduk Ria Rio, Pulogadung, Jakarta Timur, dijaga aparat polisi dan TNI, Sabtu (9/8/2014) 

WARTA KOTA, PULOGADUNG - Pihak keluarga Adam Malik, mempermasalahkan sebuah alat berat yang masih berada di atas lahan sengketa, sekitar Waduk Ria Rio, Pedongkelan, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (9/8/2014) siang. Mereka meminta agar pihak kepolisian, membawa ke luar alat berat dari lahan tersebut.

Pantauan Warta Kota, kurang lebih lima anggota polisi dan dua anggota TNI menjaga eskavator berwarna kuning itu. Keluarga Adam Malik bersama beberapa anggota ormas yang mendukungnya, menghampiri eskavator tersebut.

"Pak, ini (eskavator) kenapa masih di sini, kan pemagaran sudah batal. Cepat bawa keluar," kata salah satu anggota ormas tersebut.

Namun, pihak kepolisian enggan melakukan hal tersebut. Mereka melakukannya berdasarkan perintah Kapolres Jakarta Timur.

"Kami juga ditugaskan untuk menjaga alat ini. Tidak dipindahkan. Kalau mau minta dipindahkan silahkan bilang langsung ke atasan saya," kata salah satu petugas polisi.

Beberapa anggota ormas pun berteriak-teriak agar eskavator dipindahkan.

"Ayoo pindahin...pindahin...sudah kami saja yang pindahin sendiri," teriak mereka.

Kurang lebih 20 menit mereka berdebat. Namun, akhirnya eskavator tersebut tetap berada di lahan tersebut. Petugas kepolisian dan TNI masih tetap menjaga eskavator itu.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved