Sabtu, 11 April 2026

Guru di Kota Depok Setubuhi Murid

Guru Setubuhi Siswi Diduga Karena Suka Sama Suka

Saya sudah bilang ke adik saya supaya jangan plin-plan dan jangan ada yang ditutup-tutupi dalam hal ini.

Penulis: Budi Sam Law Malau |

WARTA KOTA, DEPOK - Riki, kakak FR (18) siswi SMK Ganesha Satria, Depok yang mengaku dihamili guru sekaligus wali kelasnya Mc Donald Emry, mengatakan terkuaknya kebohongan FR mengenai peristiwa pencabulan kedua di Puncak pada Desember 2013 lalu, membuatnya khawatir ada unsur suka sama suka atas peristiwa yang menimpa adiknya.

"Sebab dia telah berbohong, dan ternyata acara di Puncak pada Desember 2013 lalu itu bukan acara perpisahan kelas, tetapi mereka sengaja jalan berdua," ujarnya saat mengantar salah seorang saksi, di Mapolresta Depok, Selasa (5/8/2014).

Menurut Riki, karena kebohongan itu ia sempat kesal dan memarahi adiknya, saat bertemu di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Polresta Depok, Selasa. Di sana FR diterapi psikis dan dan dalam pendampingan psikolog.

"Saya sudah bilang ke adik saya supaya jangan plin-plan dan jangan ada yang ditutup-tutupi dalam hal ini. Soalnya kalau memang jalan berdua ke sana, nanti bisa dibilang mau sama mau," papar Riki.

Seperti diketahui FR, alumni SMK Ganesha Satria yang lulus tahun ini, melaporkan guru sekaligus wali kelasnya Mc Donald Emry atas dugaan pencabulan yang mengakibatkan dirinya kini hamil 8 bulan.

FR mengaku dipaksa Emry untuk bersetubuh serta diancam tidak akan diluluskan jika tidak mau memenuhi keinginan Emry.
Ditemani kerabat dan keluarga, FR melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolresta Depok, Jumat (1/8/2014). Nomor laporan dicatat dalam LP/1630/K/VIII/2014/PMJ/Resta Depok/ 1 Agustus 2014.

Dalam laporannya FR mengaku dua kali disetubuhi Emry dibawah ancaman. Pencabulan pertama dilakukan di toilet sekolah November 2013 dan di kawasan puncak saat perpisahan sekolah, Desember 2013.

Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Subandi, mengatakan atas laporan FR, pihaknya langsung mengamankan Mc Donald Emry, guru SMK Ganesha Satria, Depok yang dilaporkan telah menyetubuhi FR.

Emry dibekuk di rumahnya di Sukmajaya, Depok, Senin (4/8/2014) malam, pukul 19.00 tanpa perlawanan. "Langsung kita bawa ke Polres untuk diperiksa lebih jauh," paparnya.
Menurut Subandi, ada sejumlah alat bukti yang didapat polisi yang mengarah kuat Emry sebagai pelaku pencabulan.
Yakni hasil visum pada korban serta keterangan korban dan keterangan sejumlah saksi lainnya yakni para rekan korban yang menguatkan adanya pencabulan itu, yakni di toilet sekolah November 2013 dan di acara perpisahan sekolah di puncak Desember 2013 lalu

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved