BBM Subsidi
Solar Bersubsidi Dicabut, Pasar Mobil Diesel Stabil
Kebijakan pemerintah mencabut solar bersubsidi di Jakarta Pusat per tanggal 1 Agustus 2014 tidak menyurutkan daya beli masyarakat.
WARTA KOTA, PALMERAH— Kebijakan pemerintah mencabut solar bersubsidi di Jakarta Pusat per tanggal 1 Agustus 2014 tidak menyurutkan daya beli masyarakat terhadap mobil diesel berbahan bakar solar.
Hal tersebut diungkapkan Daniel (35) penjual mobil seken di kawasan WTC Mangga Dua lantai 9. Pria yang berbisnis jual-beli mobil bekas di Jakarta, Surabaya dan Bali ini pun menambahkan peminat mobil diesel mayoritas pedagang di kawasan Mangga Dua.
"Mobil diesel kebanyakan yang beli pedagang ya. Kayak Toyota Kijang Innova manual sama Panther diesel. Pas sebelum Lebaran laku banyak." ungkapnya
Selama satu minggu terakhir, Daniel sudah menjual dua unit Panther Diesel tahun 2012. Harga yang dipasarkan pun tidak mengalami penurunan pasca pencabutan solar bersubsidi, yakni berkisar Rp 225jt untuk Panther keluaran tahun 2012. Dimana untuk Panther baru dipatok harga Rp 280jt.
Serupa dengan yang diungkapkan Daniel, Keke (40) pedagang mobil seken yang berada di lantai 8 ini mengaku penjualan tetap berjalan normal.
"Kalau mobil diesel kayak Fortuner, Pajero, Captiva sama Innova peminatnya sama saja. Enggak berubah ya." ujarnya saat ditemui di lokasi.
Minat masyarakat terhadap mobil diesel tetap tinggi, dinilai Keke disebabkan performa mobil diesel yang tangguh untuk perjalanan jauh. Hal tersebut terlihat dari mayoritas pembeli mobil seken di lotnya adalah pedagang daerah asal Sumatera dan Kalimantan.
"Tidak ada masalah. Mobil diesel tetep dicari ya. Tadi aja ada yang liat-liat innova untuk dibawa ke Lampung."
Sejauh ini mobil seken yang laris manis adalah mobil keluaran 2008-2012. Mobil merk innova, xenia, dan avanza menjadi mobil dengan penjualan paling tinggi. (Anastasia Praditha)