Rabu, 6 Mei 2026

Pencurian

Breaking News: Sopir Angkot Curi Tas di Arena Games di Mal

Kepada petugas, Galih mengaku terpaksa mencuri karena pekerjaan sebagai sopir angkot saat ini masih sepi.

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau |

WARTA KOTA, DEPOK - Galih Hartono (26) sopir angkot asal Serang, Banten dibekuk petugas sekuriti pusat perbelanjaan Depok Town Square (Detos) karena kedapatan mencuri tas jinjing milik Grace Pardede (42), ibu rumah tangga yang tengah bermain game di arena permainan Time Zone Detos di Jalan Margonda Raya, Minggu (3/8) malam.

Kapolsek Beji Kompol Ni Gusti Ayu menuturkan, sejak awal petugas sekuriti mal sudah curiga dengan gerak-gerik Galih.

"Pelaku keluar masuk toko dan tempat penjualan, yang agak ramai di pusat perbelanjaan itu. Ia kelihatan mengintai pengunjung yang lengah," kata Gusti, kepada wartawan, Minggu.

Dalam satu ketika, katanya, pelaku lalu menetapkan korbannya yakni Grace, ibu rumah tangga, warga Beji, Depok yang tampak asyik bermain game di arena permainan Time Zone.

"Pelaku langsung mengambil tas jinjing korban warna pink merk naughty. Seketika itu ia lalu kabur keluar mal," katanya.

Namun, tutur Gusti, aksi Galih yang sudah dicurigai, berhasil dilihat seorang petugas sekuriti mal yang langsung mengejarnya.

Sementara Grace yang tersadar tasnya diambil pencuri, langsung diajak petugas sekuriti lainnya, dan mempertemukannya dengan pelaku di ruang keamanan mal.

Galih yang diamankan petugas lalu diinterogasi karena dompet di dalam tas jinjing merah muda milik Grace sudah hilang.

"Di dalam tas ada tablet Samsung, payung dan dompet. Dari semua itu, dompet korban yang sudah tidak ada, saat pelaku dan tasnya diamankan petugas," kata Gusti.

Menurut Gusti, petugas akhirnya meminta Galih menunjukkan dimana ia membuang dompet Grace.

Setelah itu, Galih digelandang ke Mapolsek Beji. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan akan dijerat dengan Pasal 362 KUHP, tentang pencurian dengan ancaman sampai di atas lima tahun penjara.

Kepada petugas, Galih mengaku terpaksa mencuri karena pekerjaan sebagai sopir angkot saat ini masih sepi.

"Masih banyak yang mudik, dan ia merasa karena sepi, tidak bisa menutup setoran," katanya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved