Sepak Bola

Wah, Sanksi FIFA Bisa Bikin Suarez Kian Berbahaya

Gerard Pique menilai sanksi berat dari FIFA akan membuat Luis Suarez kian termotivasi mengembangkan diri.

Wah, Sanksi FIFA Bisa Bikin Suarez Kian Berbahaya
Kompas.com
Sriker Uruguay, Luis Suarez, seusai beradu kontak dengan bek Italia, Giorgio Chiellini, dalam laga terakhir Grup D Piala Dunia 2014 di Estadio Das Dunas, Selasa (24/6/2014). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Bek Barcelona, Gerard Pique, menilai sanksi berat dari FIFA akan membuat rekan timnya, Luis Suarez, kian termotivasi mengembangkan diri dan dengan begitu, menjadi momok bagi lawan-lawan Barca.

"Bukan pada tempatnya aku mengatakan apakah sanksi itu layak atau tidak. Namun, menurutku, jika Anda mengambil hak orang untuk bekerja, ini akan membuat mereka sangat marah. Aku yakin, ia akan sangat bersemangat ketika ia kembali beraksi," ujar Pique.

Suarez dijatuhi oleh FIFA larangan membela tim nasional dalam sembilan pertandingan dan larangan terlibat dalam berbagai kegiatan sepak bola selama empat bulan, pada 26 Juni 2014. Larangan terlibat dalam kegiatan sepak bola itu termasuk tidak boleh mengikuti sesi latihan tim.

Suarez mendapat sanksi FIFA itu karena menggigit bek Italia, Giorgiol Chiellini, ketika membela Uruguay pada pertandingan fase grup Piala Dunia, di Estadio Das Dunas, Natal, 24 Juni 2014.

Meski begitu, Suarez tidak dilarang terlibat dalam aktivitas transfer pada bursa transfer musim panas ini, sehingga ia bisa pindah dari Liverpool ke Barcelona pada 11 Juli 2014.

Karena sanksi FIFA itu, Barcelona tidak bisa memperkenalkan Suarez kepada publik. Jika El Clasico digelar pada 26 Oktober 2014, itu bisa menjadi laga perdana Suarez bersama Barcelona.

Suarez sendiri tengah berusaha bermain lebih cepat. Melalui tim hukumnya, Suarez mengajukan banding ke Pengadilan Aribitrase Olahraga (CAS). CAS akan membahas banding SUarez pada pekan kedua Agustus 2014.

Sebelum mengajukan banding ke CAS, pihak Suarez mengajukan banding ke FIFA. Namun, FIFA menolak banding Suarez dan mempersilakan pihak Suarez mengajukan banding ke CAS.

Sebagai catatan, pada musim terakhir di Liverpool, Suarez membuktikan diri sebagai penyerang pilih tanding. Ia membantu Liverpool finis di peringkat kedua Premier League 2013-2014 dengan mencetak 31 gol dan 12 assist dalam 33 penampilan.


Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved