Penertiban PKL
Ratusan PKL Bogor Tolak Rencana Wali Kota Bima Arya
Ratusan PKL di sekitar Taman Topi dan Jalan Dewi Sartika, yang berdekatan dengan Stasiun Bogor, menolak digusur.
Penulis: | Editor: Suprapto
WARTA KOTA, BOGOR— Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Taman Topi dan Jalan Dewi Sartika, yang berdekatan dengan Stasiun Bogor, Bogor Tengah, Kota Bogor menolak penggusuran yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Para pedagang meminta Pemkot Bogor menjadikan Jalan Dewi Sartika sebagai lokasi wisata belanja."Kami akan menolak keras jika Pemkot Bogor melakukan penggusuran atau merelokasi ke lokasi lain. Tapi, kami siap jika Pemkot melakukan penataan, dan menjadikan lokasi disini sebagai tempat wisata belanja, " ujar Umar Sanusi koordinator PKL Taman Topi dan Jalan Dewi Sartika.
Dia mengatakan, ada 500 PKL yang menempati kawasan Taman Topi dan Jalan Dewi Sartika. Para pedagang mayoritas berjualan sepatu, sandal dan telepon selular serta perlengkapan rumah tangga.
"Kami sudah berjualan puluhan tahun disini, dan kami siap menjadikan sekitar
Taman Topi dan Jalan Dewi Sartika menjadi kawasan wisata belanja, " katanya.
Namun, kata Uci Sanusi, apabila Pemkot Bogor bersikeras melakukan penggusuran atau merelokasi ke lokasi lain, sama artinya Pemerintah Kota Bogor tidak berpihak kepada ekonomi kerakyatan.
Sanusi menyatakan, pihaknya siap memberikan konsep kepada Pemkot Bogor untuk menata PKL di kawasan Taman Topi dan Jalan Dewi Sartika.
"Kami telah menyampaikan permohonan audensi kepada Wali Kota Bogor untuk memberikan saran dan masukan terkait penataan PKL di kawasan Dewi Sartika, " katanya.