Sabtu, 11 April 2026

Penertiban PKL

Kasatpol PP Jakpus Berjanji Tertibkan PKL di 4 Titik

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat melakukan penertiban di empat titik di Jakarta Pusat

Editor: Suprapto

WARTA KOTA, PALMERAH— Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Pusat Yadi, menuturkan menjelang hari pertama aktivitas di wilayah Jakarta Pusat usai libur Lebaran 2014, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat melakukan penertiban di empat titik. Menurutnya, penertiban yang dilakukan, dimaksud sebagai upaya pembersihan wilayah, agar Jakarta Pusat menjadi kondusif dari pedagang kaki lima (PKL).

"Sekitar pukul 08.30 WIB, serentak kami selaku Satpol PP akan bergerak di empat titik wilayah. Sebanyak 250-an Satpol PP kita akan kerahkan," ungkapnya kepada Warta Kota, Minggu (03/08/2014).

Yadi juga menuturkan, kelima titik tersebut antara lain Tanah Abang, Johar Baru, Cempaka Putih, Sawah Besar. Yadi menyatakan, penertiban kali ini akan menindak tegas, seluruh gubuk liar di lima titik tersebut. Sekaligus juga, para pedagang kaki lima yang membuat jalan atau tempat umum terlihat penuh dan menimbulkan kemacetan.

"Gubuk liar itu warung atau bangunan liar yang ada di pinggir jalan. Biasanya di wilayah Johar Baru dan Sawah Besar terdapat cukup banyak gubuk liar. Maka dari itu, harus ditertibkan sekarang sebelum akhirnya esok hari pekerja atau masyarakat yang melintas di kawasan tersebut, dapat melihat keindahan dan bukan lagi kekumuhan," jelasnya.

Tak hanya itu, Yadi pun mengaku, Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PKMS) jika pihaknya melihat akan langsung dilakukan pengamanan untuk mereka. Namun, hal tersebut tidak menjadi prioritas pada penertiban kali ini.

"PMKS bisa saja kita amankan. Cuman itupun kalau ada kerja sama dengan Suku Dinas Sosial (Sudinsos). Hanya saja, pada hari ini kita bergerak atas dasar penertiban dari Satpol PP saja," tuturnya.

Ia juga mengatakan, penertiban kali ini pun merupakan penertiban yang istilahnya pemanasan sebelum karyawan di Jakarta Pusat masuk kerja kembali besok, Senin (04/08). Yadi pun melanjutkan, baru wilayah Tanah Abang yang dinyatakan selesai penertiban pagi ini.

"Tidak banyak barang yang diangkut, karena saat penertiban hanya sedikit PKL dan gubuk liar di kawasan Pasar Tanah Abang. Pihak kita bekerja sama dengan Kecamatan Tanah Abang dan dinas kebersihan PKL. Maka dari itu, sedikit jadi kondusif," terangnya.

Kasatpol PP Jakpus ini mengharapkan, pada penertiban hari ini, membuat kawasan-kawasan tersebut bersih dan indah. Apalagi saat para pekerja yang mulai kembali bekerja merasa berubahnya Jakarta Pusat jadi lebih baik.

"Untuk kawasan Monumen Nasional (Monas), satpol PP dikerahkanya hanya untuk menghalau pedagang yang masuk ke taman Monas. Karena itu, hanya dilakukan monitor lokasi dan hanya menghalaunya saja. Lagian penetiban secara serentak juga sudah dilakukan kemarin kan," katanya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved