Ramadan dan Lebaran
Membludak, Akses Jalan TMR Direkayasa
Untuk menghindari kemacetan yang parah, pada Rabu (30/7/2014), akses menuju TMR direkayasa.
WARTA KOTA, PASAR MINGGU - Ribuan orang memadati Taman Margasatwa Ragunan (TMR) pada hari ini, hari ketiga usai perayaan Idul Fitri 1435 H. Pada Rabu (30/7/2014), akses menuju TMR direkayasa.
Membludaknya kedatangan pengunjung yang mencapai sebanyak 110.000 orang pada pukul 13.00 WIB terpantau sudah terlihat mulai dari simpang Departemen Pertanian menuju Jalan Harsono RM yang merupakan akses utama menuju TMR.
Pada lokasi tersebut, antrean kendaraan baik sepeda motor, mobil hingga bus terpantau padat merayap dengan kecepatan rata-rata 20 kilometer per jam.
Padatnya antrean tersebut dikarenakan tersendatnya akses kendaraan yang menuju area parkir sepeda motor maupun roda empat pada Pintu Utara TMR.
Anggota kepolisian yang bertugas pun terlihat sibuk mengatur arus kendaraan reguler ataupun milik pengunjung yang kini diarahkan masuk ke area bagian dalam TMR karena tidak memadainya area parkir.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Adri Desus Furyanto mengatakan, mengurai kepadatan kendaraan menuju TMR, pihaknya bekerjasama dengan Satlantas Jakarta Selatan melakukan rekayasa lalulintas pada Jalan Harsono RM hingga Gerbang Utama TMR. Rekayasa tersebut berupa penerapan satu arah mulai dari simpang Departemen Pertanian hingga Gerbang Utama TMR.
Sementara, arus lalulintas dari Gerbang Utama TMR melintasi Jalan Saco menuju Jalan Kavling Polri atau Pintu Barat TMR ataupun sebaliknya masih terlihat normal. Hal serupa pun terlihat pada lalulintas di Jalan Raya Kebagusan menuju Pintu Timur TMR.
"Arus lalulintas di Jalan Harsono RM dibuat satu arah, jadi arus kendaraan dari arah Jalan TB Simatupang bisa langsung masuk dan tidak menyebabkan kemacetan berantai. Anggota Lantas, Sabhara Polres dan Polsek Pasar Minggu sudah ditempatkan dengan radius 100 meter untuk mengatur lalulintas," jelasnya.
Rekayasa lalulintas tersebut, lanjutnya bersifat situasional dan diberlakukan seiring menurunnya jumlah kendaraan pengunjung yang menuju TMR, sehingga aktivitas warga sekitar dapat berjalan normal seperti biasa.
"Data kendaraan masuk sampai pukul 13.00 sudah mencapai ribuan unit, yaitu bus sebanyak 108 unit, mobil sebanyak 3379 unit, dan sepeda motor sebanyak 16.327 unit. Kita lihat sampai TMR ditutup dan rekayasa lalulintas arus keluar TMR," katanya.