Selasa, 7 April 2026

Distribusi Sayur Mayur, Kelapa, dan Bawang Tak Terganggu Arus Mudik

Distribusi pasokan sayur mayur, kelapa, dan bawang di Pasar Induk Kramat Jati terpantau lancar.

Editor: Lucky Oktaviano

WARTA KOTA, JAKARTA - Distribusi pasokan sayur mayur, kelapa, dan bawang di Pasar Induk Kramat Jati terpantau lancar.

Tidak ada imbas arus mudik terhadap proses distribusi barang yang dapat menjadi salah satu faktor kenaikan harga.

“Kelapa di sini kebanyakan ambil dari Sumatra. Jalan pendistribusiannya lancar-lancar aja. Nggak sepadat jalur dari Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Suali (40).

Meski kelapa termasuk bahan pokok yang sangat diminati menjelang lebaran, Suali mengatakan kemungkinan harga akan tetap stabil pada Rp 35.000 per kilogram.

Pria pemilik Los E No 140-141 ini menuturkan, “Walaupun permintaan banyak, tapi pasokan kelapa juga lagi banyak karena lagi panen raya. Jadi kemungkinan harga tetap hingga lebaran.”

Pedagang Kentang di Pasar Induk Kramat Jati, Yoyo (39) satu suara dengan Suali. Ia mengatakan harga kentang yang dijualnya stabil. Per kilogramnya dijual Rp 9.000.

“Dipasoknya dari Bandung dan distribusinya lancar. Jadi nggak ngaruh ke harga,” ucap Yoyo.

Kenaikan harga justru dipengaruhi oleh harga jual petani pemasok serta kurangnya pasokan yang tersedia di pasar induk serta pasar kecil akibat banyak pedagang yang mudik.

Pedagang sayur Pasar Induk Kramat Jati, Mamat (35) menjelaskan, “Namanya lebaran kan setahun sekali. Petani pada tau mau lebaran nih, jadi harga dinaikin buat sayur-sayuran yang banyak permintaannya menjelang lebaran.”

Untuk harga bawang merah dan bawang putih masih tetap stabil pada Rp 15.000 per kilogramnya. (Dwi Febrina Fajrin)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved