Pilpres 2014

Polisi Akan Bubarkan Sahur On The Road

Polda Metro Jaya bersama TNI mengerahkan puluhan ribu personel untuk mengamankan Jakarta setelah pengumuman KPU RI, Selasa (22/7).

Polisi Akan Bubarkan Sahur On The Road
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Aksi pengendara yang memblokir jalan saat Sahur on the Road di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (20/7/2014) dini hari. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Polda Metro Jaya bersama TNI mengerahkan puluhan ribu personel untuk mengamankan Jakarta setelah pengumuman KPU RI, Selasa (22/7).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto segala bentuk kerumunan massa, maupun konvoi kendaraan bermotor akan dipantau ketat petugas, bahkan dibubarkan jika perlu. Tidak terkecuali acara sahur on the road.

"Sahur On The Road akan kita pantau, patroli sudah disebar diseluruh Jakarta, kalau nekat konvoi-konvoi akan dibubarkan, mengganggu ketertiban bisa ditahan," ujar Rikwanto, Selasa (22/7).

Ia mengatakan, semua petugas saat ini sedang bersiaga dalam rangka Operasi Ketupat Jaya dan Pengamanan Paska Pilpres. Sedikitpun aksi anarkis atau perusakan akan ditindak tegas.

Kasubdit Pembinaan dan Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono menambahkan, pihaknya akan menindak tegas pelaku sahur on the road yang ugal-ugalan dan tidak mematuhi lalu lintas. "Kita sudah tilang puluhan pengendara saat sahur sepanjang Ramadan, menjelang Idul Fitri, kita juga tingkatkan patroli saat sahur," tegasnya.

Hindarsono mengatakan, para peserta SOTR yang sebagian besar remaja ini menyalahi aturan seperti membonceng tiga dan tidak menggunakan helm.Banyak juga dari peserta SOTR ini tidak memiliki SIM. Polisi juga menemukan ada yang membawa cat semprot. Operasi ini akan terus dilakukan hingga akhir Ramadan. Jika kedapatan tidak memiliki SIM dan STNK, pelajar yang melakukan SOTR akan disita kendaraannya.

Penulis: Ahmad Sabran
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved