Menjalin dan Memperat Kebersamaan Keluarga

Menjalin hubungan dengan keluarga merupakan elemen yang penting untuk kesehatan jiwa.

Penulis: | Editor: Lucky Oktaviano
dok. google
Keluarga harmonis 

WARTA KOTA, JAKARTA - Menjalin hubungan dengan keluarga merupakan elemen yang penting untuk kesehatan jiwa.

Di jaman sekarang ini, memang mudah sekali untuk menjaga komunikasi lewat social media, SMS, videoconference, dan lainnya.

Namun, tetap harus meluangkan waktu untuk membina hubungan antar personal dan menjauh sejenak dari gadget.

Elizabeth Santosa, psikolog sosial mengatakan, keluarga yang tinggal di kota yang sama, bahkan satu atap, bisa jadi tidak saling berbicara satu dengan yang lain.

Ibu terlalu asyik menonton tivi, ayah terlalu sibuk bekerja di depan laptop, anak-anak juga terpaku dengan handphone di tangannya masing-masing.

Atau sekelompok sahabat yang sedang berkumpul namun tidak saling bicara karena terburu-buru mengupdate statusnya di media sosial.

"Kebersaman mengalami penurunan makna, padahal seharusnya dalam kebersamaan ada ikatan emosional antara kita dan orang lain. Kita menjadi connected," ujarnya di sebuah acara Coca Cola belum lama ini.

Hubungan yang dibangun melalui tatap muka sangat penting. Dengan bertatap muka, terpancar bahasa kasih yang tidak diungkapkan melalui konten teks SMS/Chat.

Seseorang dapat memahami bentuk komunikasi yang lebih dalam melalui gerak tubuh, intonasi bicara dan tatapan mata. Pada saat itulah hubungan yang lebih dalam secara emosional antar manusia dapat terjalin.

Hubungan silahturami perlu dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga. Hal ini didasari bahwa semakin intens suatu hubungan, pengaruhnya semakin besar dalam karakter seseorang.

Contohnya saja, jika masih tersimpan rasa sakit hati antara orangtua dan anak, konflik ini akan termanifestasi dalam aspek lingkungan kerja, menjadi cepat stres, temperamental, dan lain sebagainya.

"Hubungan silahturami dalam bulan Ramadan adalah momen tepat untuk memperat dan memperbaharui suatu hubungan dengan keluarga dan sesama," ujar Elizabeth.

Ia menjelaskan, sebuah pesan singkat pada sebuah kemasan sebuah produk dapat membantu memulai sesuatu yang baik. Namun pada akhirnya, apa yang terpenting adalah kelanjutannya.

"Mari perbarui hubungan dan jalin kebersamaan dengan keluarga kita, berikan ucapan terima kasih dan tunjukan kasih sayang melalui sebuah pelukan," katanya lagi.

Andrew Hallatu, Media Relations Manager Coca-Cola Indonesia mengatakan, semangat silaturahmi itulah yang ingin ditularkan segenap masyarakat, melalui kemasan yang didesain khusus untuk memperdalam hubungan personal kita dengan para anggota keluarga.

"Manyambut bulan Ramadan, kami mengeluarkan kemasan spesial Ramadan," katanya.

Kemasan spesial itu yakni Coca-Cola botol PET berukuran 1 Liter yang dibalut label ‘ayah’, ‘ibu’, ‘kakak’, ‘adik’, serta botol pelengkapnya yang bertuliskan ‘maaf ya’.

"Semoga langkah sederhana ini mampu membawa manfaat positif bagi keluarga-keluarga di Indonesia” tutup Intan Asmara, Marketing Manager Coca-Cola Indonesia dalam kesempatan yang sama.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved