Pilpres 2014

Massa Buruh Pro Prabowo Tuding Polisi Terlibat Kecurangan Pemilu

Massa Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia masih melakukan aksi di Bundaran Hotel Indonesia menuntut KPU usut kecurangan.

Massa Buruh Pro Prabowo Tuding Polisi Terlibat Kecurangan Pemilu
Panji Baskhara Ramadhan
Ratusan massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berunjuk rasa di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/7), sekitar pukul 14.15 WIB. 

WARTA KOTA, MENTENG— Hingga  Selasa (22/07/2014) sekitar pukul 15.21 WIB,  massa  Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) masih melakukan aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

Mereka menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengusut tuntas kecurangan dalam pemilu. Ratusan orang ini menganggap, aparat kepolisian dan TNI, turut serta membantu menyengsarakan rakyat.

"Hai kalian para aparat kepolisian dan TNI. Jangan berpura-pura tak tahu apa-apa. Kami tahu, kalian jugalah yang membantu KPU dan Bawaslu menjalankan kecurangan dalam pilpres," teriak orator

Pernyataan orator pun langsung disambut serentak oleh ratusan massa yang mengelilingi Bundaran HI. Namun, pernyataan tersebut terpantau pihak kepolisian yang jumlahnya hanya sekitar puluhan lebih ini lebih memilih diam dan mengamankan lokasi unjuk rasa.

"Hidup buruh, hidup buruh, hidup buruh!" teriak sejumlah orang. Anggota KSPI cenderung mendukung pasangan Prabowo-Hatta.

Orator pun melanjutkan KPU dan Bawaslu tidak becus menangani permasalahan kecurangan pemilu yang kerap kali terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) maupun saat rekapitulasi bahkan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

"Kami meminta seluruh anggota KPU yang ada di Kantor KPU Jalan Imam Bonjol, keluar! Sekaligus tunda rekapitulasi nasional dan pengumuman hasil pilpres," tutur orator.

Pengamatan Warta Kota saat di lokasi unjuk rasa, terpantau aksi tersebut mengundang warga sekitar untuk menonton aksi tersebut. Tak hanya warga, pejalan kaki, maupun pedagang kopi dan rokok di sekitaran tersebut, pengendara yang melintas di Kawasan Bundaran HI ini menjadi bahan tontonan.

Namun, aksi demikian tidak menjadi hambatan untuk arus lalu lintas. Hal demikian lantaran beberapa anggota kepolisian lalu lintas membantu melancarkan jalan.

Hingga saat ini, ratusan buruh berunjuk rasa di Bundaran HI yang tak jauh juga dari Gedung Grand Hyatt Jakarta. Mereka membawa bendara berlambangkan KSPI dan membawa pengeras suara yang di pasang di mobil bak Suzuky Carry warna hitam.

Tak henti-hentinya para pengunjuk rasa ini berteriak mengikuti apa yang diteriakkan oratornya. Mereka menuntut agar hasil rekapitulasi penghitungan pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2014 secara nasional untuk ditunda, dan meminta KPU dan Bawaslu laksanakan kembali PSU.

Menurut Sekjen KSPI, Muhammad Rusdi menuturkan untuknya KSPI dan seluruh rakyat Indonesia memerlukan pemilu yang bersih dan adil. Bahkan, sangat berbahaya bagi rakyat apabila suara curang masuk dalam penghitungan.

Tak hanya itu, pihaknya mengaku mendukung penuh Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai pemimpin di Indonesia. Hal demikian pasangan nomor urut 1 tersebut sudah mendukung penuh keinginan dan harapan buruh dan rakyat Indonesia.

"Selama ini dari KSPI mendukung prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai pemimpin di Indonesia. Serta, sekali lagi saya sampaikan siapa pun itu menyuarakkan keadlian, bisa dilakukan dan mengerti akan keadilan dalam demokrasi," tutupnya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved